Kemenangan ini menghadirkan trofi Philip F. Anschutz pertama bagi klub dalam musim keenam mereka di Major League Soccer.
Inter Miami membuka keunggulan lebih awal pada menit kedelapan. Upaya bertahan Vancouver berujung petaka saat Edier Ocampo mencetak gol bunuh diri.
Bek Whitecaps itu tak sengaja mengalihkan bola ke gawang sendiri ketika mencoba menghalau umpan silang Allende, setelah kombinasi Lionel Messi dan Rodrigo De Paul dari sisi lapangan menciptakan tekanan di kotak penalti lawan.
Dalam laga ini, Messi tampil sebagai penggerak utama kemenangan Inter Miami. Kapten Argentina itu mencatat dua assist pada babak kedua yang menentukan arah pertandingan.
Messi memberi kontribusi krusial pada menit ke-71 ketika memanfaatkan kesalahan lini tengah Vancouver. Umpannya membuka ruang bagi De Paul, rekan setimnya di tim nasional Argentina, untuk menuntaskan peluang fast-break menjadi gol yang membawa Miami unggul 2-1.
Kejelian Messi kembali terlihat pada menit ke-96. Ia mengirimkan umpan terobosan kepada Tadeo Allende yang berhasil melepaskan tembakan rendah.
Gol tersebut menjadi gol kesembilan Allende di MLS Cup Playoffs, sekaligus memecahkan rekor kompetisi.
Sebelumnya, Vancouver sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Ali Ahmed, gelandang internasional Kanada, melepaskan tembakan yang memantul tipis namun cukup kuat untuk mengalahkan kiper Rocco Rios Novo.
Gol ini sempat menghidupkan kembali asa Vancouver sebelum akhirnya dipatahkan oleh dua gol Miami di pengujung laga.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter Miami mampu mempertahankan kendali permainan dan memastikan gelar mayor pertama mereka sejak berdiri.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan peran sentral Messi, De Paul, dan Allende dalam menuntun klub menuju puncak kompetisi sepak bola tertinggi di Amerika Utara.
Usai laga, Messi menyampaikan rasa bangga atas pencapaian gelar juara MLS. Dalam unggahannya, Messi juga menegaskan bahwa keberhasilan Inter Miami merupakan hasil kolektif dari kerja keras seluruh elemen klub serta dukungan suporter.
“Kami adalah juara MLS! Sejak saya tiba di Miami, saya bermimpi tentang hari ini. Sedikit demi sedikit kami tumbuh, berkembang, dan membangun sesuatu yang spesial hingga mencapai kejuaraan ini. Terima kasih kepada keluarga saya dan seluruh suporter atas dukungan mereka, kepada seluruh tim, staf, dan manajemen Inter Miami atas ambisi dan kerja keras yang diberikan. Dan terima kasih juga kepada Busi dan Jordi yang menemani saya dalam perjalanan ini dan menutupnya dengan cara terbaik.”
Kemenangan ini menjadi puncak perjalanan Miami sepanjang musim dan menandai era baru bagi klub dalam kompetisi MLS.(*)
Editor : Heri Sugiarto