Kegiatan yang diinisiasi ParagonCorp ini menegaskan WIT sebagai salah satu gerakan pemberdayaan guru yang konsisten tumbuh dan menjangkau lintas wilayah selama delapan tahun terakhir.
Mengusung tema “Dari Kelas untuk Kebaikan Tanpa Batas”, WIT Gen 8 menjadi ruang temu lintas ekosistem pendidikan untuk menegaskan bahwa perubahan besar bangsa dipengaruhi interaksi sehari-hari antara guru dan murid.
Hingga 2026, program Wardah Inspiring Teacher telah menjangkau lebih dari 36.000 guru di 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Hadir sebagai keynote speaker, Salman Subakat, CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI), menekankan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas manusia, dengan pendidikan dan peran guru sebagai fondasi utama pembangunan peradaban.
“Bagi kami, kemajuan bangsa tidak pernah dimulai dari pertumbuhan bisnis, tetapi dari pertumbuhan manusianya. Pendidikan adalah fondasi kesejahteraan, dan guru adalah arsitek peradaban,” ujar Salman.
Ia menyebut ParagonCorp memandang pendidikan sebagai fondasi kesejahteraan dan keberlanjutan bangsa, serta berkomitmen memperkuat ekosistem pendidikan secara kolaboratif melalui Wardah Inspiring Teacher.
Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Tatacipta Dirgantara, menyatakan pendidikan tinggi yang kuat tumbuh di atas fondasi pendidikan dasar dan menengah yang kokoh.
Melalui kolaborasi ini, ITB secara resmi mengambil peran dalam ekosistem WIT melalui program micro-credential bagi alumni, khususnya guru Rumah Belajar WIT, yang dapat dikonversi menjadi SKS dan menjadi bagian dari jalur akademik lanjutan.
Program tersebut dirancang dalam pembelajaran terstruktur selama lima bulan yang terbagi dalam tiga tahap pengembangan, yakni Penjelajah Makna selama satu bulan, Penenun Aksi selama dua bulan, dan Pemantik Inspirasi selama dua bulan.
Selain itu, tersedia Program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Guru Berbasis AI, Data, dan STEMBA bagi alumni WIT terpilih melalui proses seleksi, sebagai penguatan literasi teknologi dan pembelajaran berbasis data.
Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI, Temu Ismail, menegaskan transformasi pendidikan nasional tidak dapat hanya bertumpu pada perubahan kurikulum atau regulasi.
Baca Juga: Kebakaran di Pasar Payakumbuh, Satu Toko Blok Timur B2 Hangus Dilalap Api
“Guru harus diposisikan sebagai aktor utama perubahan, bukan sekadar pelaksana kebijakan. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya program, tetapi sistem yang memampukan guru untuk terus belajar,” ujarnya.
Pembukaan WIT Gen 8 juga menghadirkan sesi talkshow yang dimoderatori Dewi Sandra, Brand Ambassador Wardah, dengan menghadirkan kisah nyata guru dari berbagai latar.
Sekitar 1.000 peserta hadir langsung di SABUGA ITB, sementara selebihnya mengikuti melalui nobar di sembilan kota dan siaran daring nasional yang menjangkau 38 provinsi.
Memasuki tahun ke-8, Wardah Inspiring Teacher menegaskan transformasinya dari program menjadi gerakan nasional jangka panjang yang mendampingi guru untuk terus belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan.(*)
Editor : Hendra Efison