Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Spanyol vs Jerman: Pertarungan Bintang Muda Yamal dan Musiala di Euro 2024

Heri Sugiarto • Jumat, 5 Juli 2024 | 13:15 WIB
Pertandingan semifinal Spanyol vs Jerman akan menjadi panggung bagi dua bintang muda, Lamine Yamal (16 tahun) dari Spanyol dan Jamal Musiala (21 tahun) dari Jerman. (Foto: Fox Sports)
Pertandingan semifinal Spanyol vs Jerman akan menjadi panggung bagi dua bintang muda, Lamine Yamal (16 tahun) dari Spanyol dan Jamal Musiala (21 tahun) dari Jerman. (Foto: Fox Sports)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Pertandingan blockbuster tersaji di babak perempat final Euro 2024, mempertemukan Spanyol dan Jerman di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart, Jumat (5/7/2024) pukul 23.00 WIB.
 
Laga ini memperebutkan tiket ke semifinal dan banyak pihak menyebutnya sebagai "final Euro sesungguhnya". Pemenangnya akan berhadapan dengan pemenang antara Portugal dan Prancis.
 
Kedua negara tampil dominan sepanjang turnamen. Spanyol memuncaki Grup B yang berat tanpa kebobolan. Meski sempat tertinggal di babak pertama, mereka akhirnya menaklukkan Georgia 4-1 dengan melepaskan 35 tembakan ke gawang lawan.
 
Sementara Jerman menang 2-0 atas Denmark berkat gol dari Kai Havertz dan Jamal Musiala. Kemenangan ini diraih meski dalam kondisi lapangan yang kurang bersahabat.
 
Duel malam nanti akan menjadi panggung bagi dua bintang muda, Lamine Yamal (16 tahun) dari Spanyol dan Jamal Musiala (21 tahun) dari Jerman.
 
Yamal, yang masih bersekolah dan tinggal di asrama, bahkan membawa PR-nya ke turnamen Euro. Sedangkan Musiala, baru saja pindah dari rumah ibunya.
 
Di usia muda, mereka berdua memegang kunci peluang timnya untuk menjadi juara.
 
Rekan setim mereka sepakat bahwa Yamal dan Musiala memiliki kemampuan teknik yang luar biasa.
 
Musiala sudah tampil di turnamen internasional ketiga kalinya, sedangkan Yamal baru menjalani debut internasionalnya tahun lalu di usia 15 tahun dan ini merupakan penampilan pertamanya di Euro.
 
Video aksi dribel Musiala dalam sesi latihan terbuka Jerman viral di bulan Maret lalu. Toni Kroos yang baru kembali memperkuat tim nasional Jerman mengatakan, "Sekalipun saya belum pernah melihatnya (Musiala) sebelumnya, sesi latihan itu sudah cukup bagi saya. Pemain luar biasa seperti mereka harus membuat permainan ini menyenangkan. Kita harus menempatkan mereka pada posisi di mana mereka bisa bersinar."
 
Hal serupa dikatakan di kubu Spanyol tentang Yamal yang bergabung dengan akademi La Masia Barcelona sejak usia tujuh tahun. "Ada sedikit bayangan Messi dalam dirinya," ujar Xavi Hernandez, pelatih yang memberinya debut di Barcelona pada April tahun lalu.
 
Spanyol kini memiliki gaya permainan yang lebih variatif berkat kehadiran Yamal dan rekannya Nico Williams.
 
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bercerita bahwa Yamal tidak menganggap pertandingan sepak bola sebagai ajang bertekanan tinggi, tetapi seperti dia bermain di lapangan sekolah bersama teman-temannya.
 
Catatan Tanpa Kemenangan Der Panzer
 
Spanyol dan Jerman sama-sama menjadi tim tersukses dalam sejarah Euro dengan masing-masing memiliki tiga gelar juara.
 
Luis de la Fuente tampaknya sudah memiliki susunan pemain inti yang disukainya. Dani Olmo, yang mencetak gol setelah masuk sebagai pemain pengganti akhir pekan lalu, berusaha mengamankan tempat di starting line-up.
 
Sebelum pertandingan, Fuente dengan penuh percaya diri berkata, "Saya tidak ingin menyinggung siapa pun, tetapi kami memiliki tim terbaik di turnamen ini. Kami akan berjuang untuk itu dan kami tahu apa yang ada di depan kami."
 
Menurutnya, Jerman adalah mesin sepak bola yang terkenal sehingga akan menjadi pertandingan yang sangat ketat. "Tetapi kami sangat percaya diri dengan permainan kami," tambahnya.
 
Di kubu Jerman, Julian Nagelsmann tampaknya memiliki susunan pemain favoritnya dan tidak akan melakukan banyak perubahan di tim Der Panzer.
 
Setelah tersingkir secara mengejutkan di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022 di Qatar, Jerman kini menikmati turnamen internasional terbaik mereka dalam delapan tahun.
 
Mereka mengincar gelar juara mayor pertama dalam satu dekade, setelah terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun 2014.
 
Gelandang serang Jamal Musiala, menjadi pencetak gol terbanyak bersama di Euro 2024 dengan tiga gol, sementara Niclas Fullkrug berada di peringkat kedua bersama dengan torehan dua gol.
 
Pertandingan ini tidak akan mudah bagi tim asuhan Julian Nagelsmann. Mereka harus menghadapi catatan tanpa kemenangan selama 36 tahun melawan Spanyol di turnamen resmi. Kemenangan terakhir Jerman diraih pada Euro 1988.
 
Jelang laga, Nagelsmann memuji pemain muda Spanyol Lamine Yamal memiliki talenta yang hebat di rentang usianya, dan patut diwaspadai. Apalagi dia juga dikelilingi pemain berkualitas.
 
"Memang benar dia belum memiliki banyak pengalaman, namun hal itu tak lantas membuat kami bakal memberikan banyak kesempatan padanya untuk bisa mencetak gol. Berhadapan dengan dia jadi tes yang bagus bagi para pemain kami," ujar Nagelsmann seperti dilaporkan Football Espana.
 
Dengan Yamal di sayap kanan untuk Spanyol dan Musiala di sayap kiri untuk Jerman, pertandingan Jumat malam menjanjikan pemandangan masa depan yang menakjubkan.(*)
Editor : Heri Sugiarto
#Jamal Musiala #julian nagelsmann #euro 2024 #Spanyol vs Jerman #Bintang Muda #blockbuster #Luis de la Fuente #stuttgart #lamine yamal