Laga ini akan menjadi penentu juara Asia Tenggara, sekaligus kesempatan Garuda Muda mengakhiri dominasi Vietnam.
Turnamen dua tahunan ini merupakan ajang bergengsi yang menampilkan para bintang muda Asia Tenggara.
Dalam dua edisi terakhir, Vietnam tampil sebagai juara bertahan. Mereka memenangkan turnamen pada 2021 dan 2023, serta tidak terkalahkan dalam 12 laga terakhir sejak dikalahkan Indonesia 1-0 pada semifinal edisi 2019.
Dari catatan pertemuan, Vietnam U-23 masih unggul atas Indonesia U-23. Tim berjuluk Golden Star Warriors itu telah membukukan enam kemenangan atas Garuda Muda di berbagai ajang, termasuk Piala AFF U23 2023 ketika menang adu penalti 6-5 setelah bermain imbang 0-0.
Pelatih Indonesia U23, Gerald Vanenburg, menegaskan bahwa anak asuhnya telah menargetkan laga final ini sejak pertandingan pertama turnamen.
“Ini adalah pertandingan yang sudah kami tunggu-tunggu. Kami menargetkan final sejak laga pertama, dan kami sangat siap untuk pertandingan ini,” ujar pelatih asal Belanda berusia 61 tahun itu dalam sesi konferensi pers jelang laga.
Perjalanan Indonesia menuju final tidak mudah. Di fase grup, Garuda Muda bermain imbang 0-0 melawan rival berat Malaysia. Di babak semifinal, Indonesia berhasil mengalahkan Thailand lewat adu penalti setelah imbang 1-1 selama 120 menit.
Meski menghadapi jadwal yang lebih padat dibandingkan Vietnam, Vanenburg optimistis kondisi fisik pemainnya tetap prima.
“Kondisi pemain kami bagus. Mereka fit dan sejak awal turnamen sudah disiapkan untuk situasi seperti ini,” ujarnya.
Menurut Vanenburg, timnya ingin menang dalam 90 menit. "Tapi jika harus adu penalti, itu soal mental dan keberuntungan. Kami siap untuk keduanya," imbuhnya.
Sementara itu, Vietnam tampil impresif sejak fase grup. Mereka menang 3-0 atas Laos dan 2-1 atas Kamboja, sebelum menyingkirkan Filipina 2-1 di semifinal.
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menyatakan timnya siap secara mental menghadapi Indonesia.
“Bermain di final adalah soal mentalitas, dan kami siap melawan Indonesia. Kami berharap bisa menang,” ujar pelatih asal Korea Selatan berusia 48 tahun itu.
Dia mengungkapkan bahwa timnya hanya memiliki waktu pemulihan tiga hari setelah semifinal, tapi sudah siap menjalani laga final ini. "Kami sudah mempersiapkan tim dengan baik,” tegasnya.
Final ini akan menjadi momen bersejarah bagi Indonesia yang menjadi tuan rumah. Ini kali pertama sejak Thailand mengalahkan Singapura 3-0 di final edisi perdana tahun 2005 di Bangkok, ada tim tuan rumah yang mencapai partai puncak.
Laga final ini diperkirakan berlangsung penuh gengsi serta strategi tinggi. Apakah Garuda Muda mampu merebut gelar U23 di rumah sendiri, atau Vietnam kembali mempertahankan mahkota juara?(*)
Editor : Heri Sugiarto