Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kelurahan Pisang Tunjukkan Kekuatan Komunitas, Wakili Padang di Lomba Kelurahan Berprestasi Sumbar

Hendra Efison • Jumat, 13 Juni 2025 | 08:00 WIB

Wawako Padang Maigus Nasir takjub melihat ranumnya buah mangga di Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kamis (12/6/2025).
Wawako Padang Maigus Nasir takjub melihat ranumnya buah mangga di Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kamis (12/6/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM–Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, menjadi sorotan dalam Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025.

Kamis (12/6/2025), kelurahan ini menjadi lokasi penilaian lapangan oleh tim provinsi setelah lolos ke tahap tiga besar.

Kekuatan utama Kelurahan Pisang terletak pada pemberdayaan komunitas, mulai dari pemuda kreatif, kelompok wanita tani, hingga gerakan pemanfaatan lahan pekarangan rumah warga.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tapi soal kesadaran kolektif untuk berdaulat atas pangan. Pisang sudah memulainya dari tingkat rumah tangga. Inilah bentuk kontribusi nyata kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Maigus hadir langsung mendampingi proses klarifikasi lapangan oleh tim penilai provinsi. Ia mengaku bangga atas pencapaian Kelurahan Pisang yang mewakili Kota Padang.

Alhamdulillah, Kelurahan Pisang mewakili Kota Padang. Ini bukan kebetulan, tapi hasil kerja keras dan kekompakan semua pihak. Dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, hanya tiga kelurahan yang masuk tahap penilaian, dan Pisang salah satunya. Bahkan dari ribuan desa dan kelurahan, Pisang masuk enam besar. Luar biasa,” ujar Maigus.

Ia menegaskan bahwa kelurahan adalah ujung tombak pelayanan publik dan menjadi cerminan kualitas pemerintahan secara keseluruhan.

“Kota Padang punya 104 kelurahan. Pisang bisa sampai tahap ini karena semangat kolaborasi. Banyak inovasi tumbuh dari bawah. Ada kelompok wanita tani, pemuda kreatif, petani milenial, semuanya berperan. Ini menunjukkan Pisang memang siap menjadi kelurahan tangguh pangan,” tambahnya.

Ketua Tim Penilai Provinsi yang diwakili oleh Syeipul Bahri menyampaikan bahwa tema penilaian tahun ini adalah “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas”.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari desa dan kelurahan. Maka kami menilai tidak hanya pembangunan fisik, tapi juga bagaimana potensi lokal bisa dikelola secara berkelanjutan,” jelas Syeipul.

Ia menyebut, hanya enam peserta yang masuk tahap klarifikasi lapangan, terdiri dari tiga kelurahan dan tiga nagari terbaik.

“Kelurahan Pisang sudah ditetapkan mewakili Kota Padang. Ini prestasi luar biasa. Kami ingin melihat langsung bagaimana kepemimpinan lurah, partisipasi warga, dan keberlanjutan program dijalankan. Mudah-mudahan Padang bisa jadi juara tahun ini,” ujarnya.

Lurah Pisang, Deswarman, dalam sesi pemaparan, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi dan mendorong inovasi pelayanan publik di tingkat kelurahan.

“Alhamdulillah, Kelurahan Pisang dipercaya mewakili Kota Padang dan sekarang sudah masuk tiga besar Sumatera Barat. Hari ini dilakukan penilaian lapangan terhadap seluruh potensi dan inovasi yang kami dorong bersama warga,” kata Deswarman.

“Kami terus menggali potensi lokal dan melakukan inovasi. Lomba ini bukan hanya kompetisi, tapi ruang refleksi agar kami bisa berbenah dan meningkatkan pelayanan serta pembangunan di tingkat kelurahan,” tambahnya.

Dengan semangat kolaboratif dan keterlibatan warga, Kelurahan Pisang kini menjadi simbol baru bagi model kelurahan yang mandiri, inovatif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan pangan di Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
#Lomba Kelurahan Berprestasi Sumbar #Kelurahan Pisang #Kekuatan Komunitas #Wakili Kota Padang #pisang