Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Minang Halal Fest 2026, Sumbar Dapat 32 Ribu Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK

Hendra Efison • Jumat, 16 Januari 2026 | 14:05 WIB

Gubernur Mahyeldi membuka Minang Halal Fest 2026 di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib. Sumbar mendapat 32 ribu sertifikasi halal gratis bagi UMK tahun ini.
Gubernur Mahyeldi membuka Minang Halal Fest 2026 di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib. Sumbar mendapat 32 ribu sertifikasi halal gratis bagi UMK tahun ini.
PADEK.JAWAPOS.COM—Gubernur Sumbar Mahyeldi membuka Minang Halal Fest 2026 yang berlangsung pada 16–18 Januari di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Jumat (16/1/2026).

Pada pembukaan acara, Gubernur Mahyeldi menyebut Minang Halal Fest merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem halal dan pengembangan ekonomi serta keuangan syariah di Sumbar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia, panitia, serta para mitra yang telah menginisiasi Minang Halal Fest 2026 ini,” kata Mahyeldi.

Ia menegaskan ekonomi dan keuangan syariah kini menjadi sumber pertumbuhan baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, Sumbar memiliki modal budaya dan religius yang kuat untuk berkontribusi dalam ekosistem halal nasional.

Mahyeldi menyampaikan bahwa pada 2026 Sumbar memperoleh lebih dari 32 ribu kuota sertifikasi halal gratis melalui Program SEHATI dari BPJPH bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil.

“Alhamdulillah, Sumatera Barat mendapatkan alokasi lebih dari 32 ribu sertifikasi halal gratis. Ini peluang besar untuk memperkuat daya saing UMK kita,” kata Mahyeldi.

Ia menekankan pentingnya percepatan sertifikasi halal melalui sinergi pemerintah daerah, pendamping halal, perbankan syariah, dan pelaku usaha. Pemprov Sumbar disebut terus mengoptimalkan fasilitasi agar kuota yang tersedia dimanfaatkan maksimal.

“Kita ingin proses berjalan cepat, tertib, dan memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Minang Halal Fest 2026 menghadirkan agenda simposium, bazar halal, kompetisi, dan talkshow selama tiga hari pelaksanaan. Kegiatan ini diharapkan memperkuat literasi halal serta pengembangan UMK berbasis syariah.

Mahyeldi juga menekankan peran masjid sebagai pusat literasi, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan keuangan syariah berbasis komunitas, sejalan dengan program ekonomi nagari Pemprov Sumbar.

Sementara itu, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Rifki Ismal, menyatakan dukungan BI terhadap penguatan peran Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi sebagai pusat aktivitas ekonomi syariah.

“Minang Halal Fest ini kami harapkan menjadi ruang kolaborasi sekaligus langkah konkret memperkuat literasi dan pengembangan ekonomi syariah, tidak hanya bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga secara nasional,” ujar Rifki.(*)

 

Editor : Hendra Efison
#sertifikasi halal UMK #Minang Halal Fest 2026 #UMKM Sumatera Barat