Ini meningkatkan kualitas konektivitas di jalur Padang–Solok yang memiliki trafik tinggi dan kondisi geografis menantang.
Pengoperasian BTS ini dilakukan menjelang arus mudik Lebaran untuk memastikan layanan komunikasi tetap optimal bagi masyarakat yang melintasi jalur tersebut.
Tingkatkan Konektivitas Jalur Krusial
Mahyeldi menjelaskan, keberadaan BTS di Sitinjau Lauik merupakan langkah strategis dalam memperkuat jaringan telekomunikasi di salah satu jalur vital di Sumatera Barat.
“Kehadiran BTS di kawasan Sitinjau Lauik ini merupakan upaya konkret untuk memastikan layanan komunikasi tetap optimal, terutama saat arus mudik Lebaran,” ujarnya.
Jalur Padang–Solok selama ini dikenal sebagai titik krusial yang membutuhkan penguatan sinyal karena kondisi geografisnya yang menantang.
Hasil Kolaborasi Berbagai Pihak
Pengoperasian BTS tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat, serta penyedia layanan telekomunikasi Telkomsel.
Selain itu, pembangunan infrastruktur ini juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan masyarakat setempat.
Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam percepatan pembangunan hingga dapat beroperasi sebelum Lebaran.
Dukung Keselamatan dan Komunikasi
Menurut Mahyeldi, penguatan jaringan telekomunikasi tidak hanya penting untuk kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berperan dalam aspek keselamatan.
Konektivitas yang baik dinilai dapat membantu masyarakat dalam kebutuhan komunikasi, navigasi, hingga situasi darurat, terutama di jalur dengan tikungan ekstrem seperti Sitinjau Lauik.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kita menghadirkan layanan publik yang responsif dan adaptif,” katanya.
Dorong Sektor Pariwisata
Selain mendukung kelancaran arus mudik, peningkatan kualitas jaringan juga diharapkan berdampak positif terhadap sektor pariwisata.
Sitinjau Lauik dikenal sebagai jalur ikonik dengan panorama alam yang menjadi daya tarik wisatawan.
Dengan beroperasinya BTS tersebut, masyarakat yang melintasi kawasan itu diharapkan dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih stabil.(*)
Editor : Hendra Efison