PADEK.JAWAPOS.COM-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar pelatihan imam masjid dan khatib Jumat bagi para alim ulama, kemarin.
Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Saga Murni Kecamatan IV Jurai selama tiga hari ke depan tersebut, diawali dengan pengukuhan pengurus MUI Kecamatan Koto XI Tarusan, periode 2020-2025 oleh Ketua MUI Pessel, Mukhrizal diwakili Sekretaris, Hirdamli.
Kabag Kesra Setkab Pessel, Andi Syafinal menyampaikan selamat kepada pengurus MUI Kecamatan Koto XI Tarusan karena sudah dilantik.
“Secara pribadi dan atas nama Pemkab Pessel, saya menyampaikan selamat kepada Ketua MUI Kecamatan Koto XI Tarusan, Bapak Jonnedi Tanjung. Demikian juga kepada sekretaris Bapak Syafriadi Surya Elika, dan Bendahara, Al fauzan, serta terhadap pengurus lainnya. Semoga kepengurusan ini, berbagai program yang sudah direncanakan dapat tercapai dan terlaksana dengan baik ke depannya,” katanya.
Dia juga berharap kepada semua para alim ulama dan imam khatib yang akan mengikuti pelatihan dapat mengikutinya dengan serius. Sebab berbagai ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan ini akan diimplementasikan nantinya di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dia juga berharap berbagai persoalan yang dialami oleh masyarakat terutama terkait dengan kekeliruan dalam menjalankan ibadah bisa dilakukan pelurusan. “Sebab berbagai paham yang mudah masuk dan diakses oleh masyarakat melalui media sosial di antaranya ada yang membingungkan dan belum tentu benar sesuai dengan ajaran Islam. Melalui pelatihan ini, maka hal itu bisa diluruskan nantinya,” ujar Andi.
Dia berharap kepada MUI bisa bersama-sama mendukung program keagamaan baik di masyarakat maupun oleh pemerintah daerah. “Yang pasti kita dari Pemkab Pessel siap memberikan dukungan kepada MUI dalam melaksanakan berbagai program demi kemaslahatan umat. Tentunya melalui dukungan anggaran sesuai dengan aturan,” tuturnya.
Dia juga berharap kegiatan yang baru pertama kali digelar itu, bisa dilakukan secara berkelanjutan. Baik melalui pokir anggota DPRD, maupun melalui berbagai kegiatan lainnya.
Sekretaris MUI Pessel, Hirdamli berharap kegiatan pelatihan tersebut bisa diikuti dengan serius. “Harapan saya kegiatan ini janganlah yang terakhir, tapi yang pertama dan untuk yang seterusnya,” ujarnya.
Sementara itu, ketua MUI Kecamatan Koto XI Tarusan, Jonnedi Tanjung, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang sudah diberikan sehingga pelantikan dan pelatihan bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.
“Terima kasih ini juga kami sampaikan kepada Pemkab Pessel karena telah mengalokasikan anggaran pelatihan ini melalui dana pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Pessel, Ermizen. Sebab melalui alokasi dana ini, kami bisa melakukan pelatihan terhadap imam masjid dan khatib Jumat, di mana ini memang baru pertama kali kita lakukan,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan saat ini ada kekhawatiran atau kerisauan terhadap imam khatib di kampung-kampung terkait dalam melakukan penyelenggaraan jenazah. “Sebab imam khatib yang dipilih oleh kaumnya di kampung-kampung, ada yang terbatas kemampuan ilmu keagamaannya. Nah melalui pelatihan ini, maka kerisauan itu bisa terjawab,” ungkapnya. (yon)
Editor : Novitri Selvia