Berbagai fasilitas mulai dari tempat beribadah, tempat beristirahat, layanan cek kesehatan, hingga pengisian bahan bakar telah dipetakan di sepanjang jalur lintas barat Sumatera tersebut.
Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, AKP Ade Saputra, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel dan memetakan fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Kami mempersilakan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di sepanjang jalur mudik, seperti masjid, SPBU, Polsek terdekat, Pos Pelayanan, serta Rumah Sakit atau Puskesmas yang ada," ujar AKP Ade, Sabtu (7/3/2026).
Berdasarkan data pemetaan Polres Pesisir Selatan, berikut adalah panduan titik fasilitas publik dimulai dari perbatasan Padang hingga perbatasan Bengkulu:
Sektor Utara: Siguntur hingga Painan
Memasuki wilayah Pesisir Selatan dari arah Kota Padang, pemudik akan menjumpai Masjid Raya Mahabatul Qulub Siguntur di KM 2. Layanan kesehatan tersedia di Puskesmas Barung-barung Balantai (KM 11) dan Puskesmas Pasar Baru Bayang (KM 39).
Bagi yang membutuhkan pengisian BBM, SPBU tersedia di Kapuh Tarusan (KM 34) dan Sago (KM 47). Pusat komando keamanan berada di Polsek Koto XI Tarusan, Polsek Bayang, serta Mako Polres Pesisir Selatan di KM 51 yang berdekatan dengan RSUD Dr. Muhammad Zein Painan.
Sektor Tengah: Batang Kapas hingga Lengayang
Melintasi kawasan tengah, tersedia SPBU Batang Kapas (KM 71) dan SPBU Sutera (KM 88). Fasilitas ibadah tersebar luas, di antaranya Masjid Raya Al Jadid (KM 78) dan Masjid Nurul Iman (KM 105).
Untuk aspek keamanan, pemudik dapat mengakses Polsek Batang Kapas, Polsek Sutera, hingga Pos Pengamanan Lebaran di Pasir Putih Kambang (KM 103).
Sektor Selatan: Ranah Pesisir hingga Perbatasan Bengkulu
Menuju arah selatan, ketersediaan bahan bakar dapat ditemukan di SPBU Ranah Pesisir (KM 122), SPBU Linggo Sari Baganti (KM 137), Pertamina Indrapura (KM 168), hingga SPBU Tapan (KM 185) dan SPBU Silaut (KM 220).
Layanan darurat medis di wilayah ini didukung oleh Puskesmas Ranah Pesisir, Puskesmas Linggo Sari Baganti, dan RSUD Tapan di KM 180. Perjalanan akan berakhir di titik KM 227 yang merupakan perbatasan Sumatera Barat dengan Provinsi Bengkulu.
AKP Ade Saputra menekankan agar para pengendara tidak memaksakan diri jika merasa lelah. "Utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan ragu meminta bantuan petugas di lapangan jika membutuhkan pertolongan," tegasnya.
Diharapkan dengan pemanfaatan fasilitas yang tersebar merata ini, para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman hingga sampai ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. (cc1)
Editor : Adetio Purtama