Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pasar Raya Solok Kembali Semrawut, Pedagang dan Pengunjung Desak Penertiban Tegas

Dila Kartika Sari • Rabu, 11 Februari 2026 | 09:15 WIB

Lapak pedagang memenuhi badan jalan di kawasan Pasar Raya Kota Solok, membuat akses pembeli terganggu dan pasar tampak semrawut. (foto: Dila Kartika/Padeks)
Lapak pedagang memenuhi badan jalan di kawasan Pasar Raya Kota Solok, membuat akses pembeli terganggu dan pasar tampak semrawut. (foto: Dila Kartika/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Pasar Raya di Kota Solok kembali menunjukkan kondisi yang memprihatinkan setelah pedagang berjualan tidak tertib di sepanjang Jalan Koto Panjang hingga arah Air Mati.

Pasar yang seharusnya menjadi pusat utama aktivitas ekonomi masyarakat terlihat berantakan akibat kurangnya ketegasan pemerintah dalam menertibkan pedagang yang memanfaatkan badan jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan lapak-lapak berdiri tidak teratur, sehingga mengganggu akses pembeli dan membuat suasana pasar tampak sempit serta tidak nyaman dikunjungi.

Kondisi tersebut kembali muncul meski beberapa bulan lalu pasar sempat dilakukan penertiban oleh pemerintah setempat.

Pedagang Dalam Pasar Keluhkan Dampak Penjualan

WT, pedagang cabai berusia 57 tahun yang telah berjualan sejak tahun 2000, mengaku kecewa dengan kondisi Pasar Raya yang kembali tidak tertata.

Ia menyebutkan pedagang liar kembali bermunculan di sepanjang jalan, padahal penertiban sebelumnya sempat membuat pasar terlihat lebih rapi dan tertib.

WT memilih tetap berjualan di dalam pasar karena telah memiliki pelanggan tetap, meskipun mengakui kondisi tersebut berdampak pada penurunan omzet pedagang yang patuh aturan.

Ia berharap Pemerintah Kota Solok kembali merapikan lokasi pasar agar seluruh lapak di dalam terisi penuh dan pembeli mau masuk ke area pasar.

“Kalau lapak di dalam penuh dan tertata rapi, pembeli pasti akan masuk,” ujarnya, Selasa (10/2/2026), seraya mengingatkan bahwa aktivitas pasar akan meningkat menjelang bulan Ramadhan.

Pengunjung Nilai Pasar Tidak Nyaman Dikunjungi

Keluhan serupa juga disampaikan E, salah seorang pengunjung Pasar Raya Solok, yang menilai kondisi pasar hingga kini masih semrawut.

Menurutnya, banyak pedagang yang menempati jalur lalu lintas pembeli, sehingga membuat pengunjung kesulitan berjalan dan memilih tidak masuk ke dalam pasar.

Ia berharap pemerintah Kota Solok bersikap lebih tegas terhadap pedagang yang melanggar aturan demi menciptakan pasar yang bersih, tertib, dan aman.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, pengunjung menilai Pasar Raya Solok berpotensi kehilangan fungsinya sebagai pusat ekonomi utama masyarakat.

Situasi tersebut juga berdampak langsung pada penurunan minat belanja, yang pada akhirnya merugikan pedagang dan melemahkan aktivitas ekonomi di pasar tradisional tersebut.(CC7)

Editor : Hendra Efison
#pedagang pasar tradisional #penertiban pasar Kota Solok #pedagang kaki lima #kondisi Pasar Raya Solok