Sejumlah langkah preventif dilakukan, mulai dari penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan seperti kawasan pasar tradisional, pusat keramaian, hingga jalur arteri menuju luar kota. Selain itu, petugas juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalan guna mengurai kepadatan kendaraan.
Kapolres Solok Kota, AKBP Mas'ud Ahmad, menyampaikan bahwa strategi ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan pengamanan Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan jumlah personel di lapangan menjadi salah satu kunci utama kelancaran arus kendaraan.
“Kami meningkatkan kesiapan personel serta melakukan pengaturan lalu lintas yang lebih terukur, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan lancar,” ujarnya.
Selain fokus pada pengaturan arus kendaraan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada pengendara terkait keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas. Keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis turut membantu masyarakat dalam memperoleh informasi dan bantuan secara cepat.
Sejumlah warga mengaku merasakan perubahan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski terjadi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran, arus lalu lintas dinilai tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan parah.
Keberhasilan ini menjadi catatan positif bagi Polres Solok Kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada momentum besar seperti Lebaran di masa mendatang. (cr8)
Editor : Adetio Purtama