Insiden ini membuat akses lalu lintas di salah satu titik paling rawan tersebut tersendat parah.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kecelakaan dipicu oleh sebuah truk yang gagal menanjak di tanjakan ekstrem Sitinjaulauik.
Kegagalan itu kemudian memicu tabrakan beruntun yang melibatkan kendaraan di belakangnya, termasuk ambulans yang sedang mengangkut korban Galodo.
Kapolsek Lubukkilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut.
“Betul, kejadiannya benar. Saat ini anggota kami sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk penanganan awal. Untuk data detail mengenai berapa jumlah pasti kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini masih dalam proses penghimpunan,” ujar Kompol Sosmedya, kepada padek.jawapos.com, Minggu pagi.
Jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Padang juga telah diterjunkan ke lokasi. Kanit Laka Lantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli, mengatakan bahwa personel tengah berupaya mengurai kemacetan yang terjadi setelah insiden.
“Kami sudah di TKP. Prioritas saat ini adalah melakukan pencairan arus lalu lintas di beberapa titik kemacetan pasca-kejadian beruntun ini,” kata Iptu Zulkifli.
Dari arah sebaliknya, Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, menyebutkan bahwa arus lalu lintas dari Solok menuju Padang masih tersendat dan belum dapat melintas normal. “Kendaraan belum bisa melintas dengan normal,” ujarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, aparat masih melakukan pendataan lengkap terkait kronologi kecelakaan, jumlah kendaraan yang terlibat, serta informasi mengenai korban. Keterangan resmi lanjutan dari pihak kepolisian masih dinantikan. (CC1)
Editor : Hendra Efison