Pantauan di lokasi, Minggu (28/12/2025), arus kendaraan di Jalan Samudera terpantau merayap, sementara area parkir di Muaro Lasak dan Cimpago dipenuhi kendaraan dengan pelat nomor luar daerah.
Mayoritas pengunjung merupakan rombongan keluarga yang memanfaatkan libur panjang dengan berpiknik di sepanjang bibir pantai.
Aktivitas wisata tampak didominasi anak-anak yang menyewa kendaraan mini dan sepeda gandeng di jalur pedestrian kawasan Taplau.
Salah seorang pengunjung, Diky (34), warga Kota Padang, mengatakan Pantai Padang menjadi pilihan karena mudah diakses dan terjangkau.
“Kami memanfaatkan libur ini untuk berkumpul bersama keluarga. Anak-anak senang karena areanya luas dan bisa bermain dengan bebas,” ujar Diky.
Namun, ia mengeluhkan masih adanya sampah kiriman pascabanjir yang mengganggu kenyamanan pengunjung di beberapa titik pantai.
“Sampah di bibir pantai cukup mengganggu. Semoga segera dibersihkan agar suasana kembali nyaman,” katanya.
Kesan positif disampaikan Yuliana (43), wisatawan asal Solok, yang menilai kondisi Pantai Padang kini lebih tertata dibanding sebelumnya.
“Aksesnya mudah dan penataan kawasan sudah lebih baik. Kami sekeluarga memilih berlibur ke sini karena praktis,” ujar Yuliana.
Ia mengaku momen liburan di pantai memberikan suasana segar setelah rutinitas pekerjaan sepanjang tahun.
Untuk menjaga keamanan, petugas gabungan terlihat berjaga di sejumlah titik, khususnya di area pengunjung bermain air.
Pemerintah Kota Padang mengimbau wisatawan menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama selama masa libur Nataru.
Lonjakan kunjungan ini diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi pelaku UMKM di sepanjang kawasan Pantai Padang hingga akhir musim liburan. (CR3)
Editor : Hendra Efison