PADEK.JAWAPOS.COM–BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar) pada periode 1 hingga 4 Maret 2026.
Informasi yang dirilis pada 28 Februari 2026 tersebut memuat potensi hujan ringan hingga hujan petir, serta tinggi gelombang yang dapat mencapai 2,5 meter di sejumlah perairan.
Berdasarkan prakiraan tersebut, pada periode 1 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca diprediksi berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan terjadi di perairan Timur Siberut.
Angin bertiup dari arah Barat Laut hingga Barat dengan kecepatan 4–14 knots. Sementara itu, tinggi gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan potensi maksimum mencapai 2,5 meter di perairan Barat Siberut.
Memasuki periode 2 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 3 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca diprakirakan didominasi berawan tebal. Pada periode ini, angin bertiup dari arah Barat Laut hingga Barat dengan kecepatan 3–11 knots. Tinggi gelombang diprediksi berada pada kategori rendah.
Selanjutnya, pada periode 3 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 4 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca diprakirakan berawan tebal hingga berpotensi hujan petir. Hujan petir berpeluang terjadi di perairan Timur Siberut.
Selain itu, hujan ringan juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan lainnya, yakni perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Pada periode tersebut, arah angin berubah dari Barat Laut hingga Utara dengan kecepatan 3–9 knots. Tinggi gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan potensi mencapai 2,5 meter di perairan Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Selain prakiraan cuaca dan gelombang, BMKG juga memprediksi pasang surut air laut pada 1 Maret 2026. Waktu pasang diperkirakan terjadi pada pukul 05.00–06.00 WIB dan 15.00–20.00 WIB. Sedangkan waktu surut diprediksi berlangsung pada pukul 10.00–12.00 WIB serta 23.00–01.00 WIB.
BMKG Maritim Teluk Bayur mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG guna mengantisipasi potensi risiko akibat perubahan cuaca, hujan petir, serta gelombang tinggi di wilayah perairan Sumatera Barat. (cr8)
Editor : Adetio Purtama