Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menyebut kondisi cuaca secara umum diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan dalam beberapa hari ke depan.
Gelombang Capai 2,5 Meter di Sejumlah Wilayah
Pada periode 22–23 Maret 2026, hujan ringan diprediksi terjadi di hampir seluruh perairan Sumbar, meliputi Agam, Pasaman Barat, Padang, hingga Kepulauan Mentawai seperti Siberut, Sipora, dan Pagai.
Angin bertiup dari arah tenggara ke timur dengan kecepatan 3 hingga 8 knots.
Meski gelombang tergolong rendah hingga sedang, tinggi gelombang di wilayah Timur Pagai dan perairan Barat Mentawai diperkirakan mencapai 2,5 meter.
Wilayah Terdampak Meluas
Memasuki 23–24 Maret 2026, potensi hujan ringan berfokus di wilayah Agam, Pasaman Barat, Padangpariaman, Pesisir Selatan, serta Timur Siberut dan Timur Pagai.
Arah angin bergeser dari tenggara ke barat daya, sementara wilayah dengan potensi gelombang hingga 2,5 meter meluas mencakup Pesisir Selatan dan seluruh perairan Kepulauan Mentawai.
Pada periode 24–25 Maret 2026, angin diprediksi bertiup dari barat laut ke timur laut dengan kecepatan 2 hingga 6 knots.
Potensi hujan ringan masih terjadi di perairan Agam, Pasaman Barat, Padang, dan Timur Siberut.
BMKG tetap memperingatkan gelombang setinggi 2,5 meter di wilayah Padang, Pesisir Selatan, serta seluruh perairan Siberut, Sipora, dan Pagai.
Prediksi Pasang Surut Air Laut
BMKG juga merilis prakiraan pasang surut air laut untuk 22 Maret 2026.
Air laut diprediksi pasang pada pukul 07.00–10.00 WIB dan 19.00–22.00 WIB.
Sementara kondisi surut diperkirakan terjadi pada pukul 13.00–15.00 WIB serta 01.00–03.00 WIB.
Imbauan untuk Masyarakat
BMKG Maritim Teluk Bayur mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi.
Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan aktivitas di laut selama periode potensi gelombang tinggi.(*)
Editor : Hendra Efison