Aktivitas ini dipicu pergerakan lempeng di zona subduksi dan aktivitas sesar Sumatera.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang, Suaidi Ahadi, menyebut seluruh aktivitas tersebut merupakan bagian dari dinamika tektonik di wilayah Sumatera Barat.
Didominasi Gempa Magnitudo Kecil
Berdasarkan data BMKG, mayoritas gempa yang terjadi berkekuatan kecil.
Sebanyak 27 kejadian tercatat memiliki magnitudo di bawah 3 (M < 3), sementara 6 gempa lainnya berada pada rentang magnitudo 3 hingga 5.
Kekuatan gempa terbesar tercatat pada magnitudo 4,2, sedangkan yang terkecil sebesar magnitudo 1,2.
Gempa Dangkal Lebih Dominan
Dari sisi kedalaman, aktivitas gempa didominasi gempa dangkal.
Sebanyak 27 kejadian terjadi pada kedalaman kurang dari 60 kilometer.
Sementara itu, 6 gempa lainnya berada pada kedalaman menengah antara 60 hingga 300 kilometer.
Data juga mencatat kedalaman terdalam mencapai 126 kilometer dan terdangkal 2 kilometer.
Tidak Ada Gempa Dirasakan
Meski jumlah kejadian cukup banyak, BMKG memastikan tidak ada laporan gempa yang dirasakan masyarakat selama periode tersebut.
Hal ini menunjukkan sebagian besar gempa memiliki kekuatan kecil dan tidak berdampak langsung.
Imbauan Pantau Informasi Resmi
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat diminta mengikuti kanal resmi BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru dan akurat terkait aktivitas kegempaan di Sumatera Barat.(*)
Editor : Hendra Efison