Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mahyeldi Prioritaskan Industri Lokal untuk Proyek Sumbar

Hendra Efison • Selasa, 31 Maret 2026 | 20:04 WIB

Gubernur Sumbar Mahyeldi dorong industri lokal jadi prioritas proyek pembangunan, termasuk penggunaan green cement ramah lingkungan di Sumatera Barat.
Gubernur Sumbar Mahyeldi dorong industri lokal jadi prioritas proyek pembangunan, termasuk penggunaan green cement ramah lingkungan di Sumatera Barat.
PADANG—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmen memperkuat industri lokal dengan menjadikannya material utama dalam proyek pembangunan daerah, disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi di Padang, Selasa (31/3/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global.

Mahyeldi menyatakan, penguatan industri lokal menjadi strategi penting dalam memperkuat posisi daerah sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.

“Kita berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi daerah menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Semen Padang Jadi Contoh Industri Lokal

Mahyeldi menyebut salah satu industri lokal yang berperan besar dalam pembangunan daerah adalah Semen Padang.

Perusahaan tersebut dinilai telah berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur serta menciptakan lapangan kerja di Sumatera Barat.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuannya dengan manajemen Semen Indonesia, Pemprov Sumbar mendorong pengembangan produk ramah lingkungan sebagai inovasi baru.

Dorongan tersebut ditindaklanjuti dengan peluncuran produk SEPABLOCK (Semen Padang Bata Interlock), yang menggunakan semen ramah lingkungan jenis PCC.

Produk tersebut memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap gempa, efisiensi biaya, serta mampu menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 37,5 persen.

“Semen Padang sudah berada di jalur yang tepat dengan melahirkan produk ramah lingkungan, hemat biaya dan tahan gempa yang diberi nama SEPABLOCK,” kata Mahyeldi.

Usulkan Green Cement untuk Proyek Infrastruktur

Baca Juga: SMAN 12 Padang Dominasi Beasiswa Pemko ke Guangdong, 29 Siswa Lolos

Selain itu, Pemprov Sumbar juga telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar penggunaan green cement diprioritaskan dalam proyek infrastruktur, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

Mahyeldi menegaskan, produk lokal yang ramah lingkungan diharapkan menjadi pilihan utama dalam setiap proyek pembangunan pemerintah.

“Kita ingin produk lokal, khususnya yang ramah lingkungan, menjadi pilihan utama dalam setiap proyek pembangunan pemerintah di Sumbar. Hal itu telah kita usulkan juga secara langsung kepada Menteri PU,” tegasnya.

Dorong Sumbar sebagai Provinsi Hijau

Menurut Mahyeldi, langkah tersebut tidak hanya mendukung penguatan industri lokal, tetapi juga menjadi solusi terhadap persoalan lingkungan.

Ia menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Sumatera Barat sebagai provinsi hijau.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya kita dalam mewujudkan Sumbar sebagai provinsi hijau,” ungkapnya.

Mahyeldi berharap penguatan industri lokal dapat memberikan dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sekitar kawasan industri.(*)

Editor : Hendra Efison
#industri lokal Sumbar #Mahyeldi Sumbar #green cement Sumbar #semen padang