Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Akses Jalan Nagari Sumpu Tanahdatar Masih Terputus, 14 Rumah Hanyut dan Listrik Padam

Heri Sugiarto • Senin, 1 Desember 2025 | 07:35 WIB

Bupati Tanahdatar Eka Putra serahkan bantuan genset untuk pengungsi banjir bandang di Nagari Sumpu karena listrik masih padam pascabencana.(Foto: Prokopim)
Bupati Tanahdatar Eka Putra serahkan bantuan genset untuk pengungsi banjir bandang di Nagari Sumpu karena listrik masih padam pascabencana.(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Banjir bandang Tanahdatar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, Bupati Eka Putra meninjau lokasi bencana dan posko pengungsian di sejumlah titik, Minggu (30/11/2025).

Saat kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua dan anggota DPRD Tanahdatar, jajaran kepala OPD, Dandim 0307 Tanahdatar, Camat Batipuh Selatan, Kepala PDAM, serta wali nagari setempat. Rombongan meninjau posko utama serta dapur umum di Lapangan Sepak Bola Nagari Batu Taba, Batipuh Selatan.

“Kedatangan kami untuk melihat langsung kondisi pengungsi dan memastikan tidak ada kendala kebutuhan dasar, seperti makanan, keperluan bayi, alat memasak, hingga penerangan,” kata Eka Putra di lokasi.

Selain posko pengungsian, bupati juga meninjau jalan yang putus di Nagari Sumpu. Derasnya luapan sungai mengakibatkan akses masyarakat terputus dan mengganggu aktivitas warga.

“Saat ini kami berada di Nagari Sumpu, akses masyarakat terganggu karena jalan masih terputus. Banjir juga menghanyutkan 14 rumah. Fokus kami bagaimana akses jalan bisa terbuka lebih dulu untuk memudahkan evakuasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan, seluruh warga yang bermukim di bantaran sungai di Nagari Sumpu telah dievakuasi ke tempat aman. Namun, aliran listrik di wilayah tersebut masih padam sehingga penerangan di pengungsian hanya mengandalkan genset.

Untuk mempercepat penanganan, Bupati Tanahdatar meminta dukungan Pemerintah Provinsi dan Pusat, terutama bantuan logistik bagi pengungsi serta alat berat untuk normalisasi sungai dan perbaikan jalan yang menghubungkan Nagari Sumpu dengan Padang Laweh Malalo dan Guguak Malalo.

Di tengah keterbatasan penerangan, bupati juga menyerahkan bantuan genset, paket sembako, serta susu untuk anak-anak di lokasi pengungsian.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi warga terdampak banjir bandang Tanahdatar.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Batipuh Selatan #Pemkab Tanahdatar #Nagari Sumpu #Eka Putra #jalan putus #Banjir Bandang Tanahdatar #pengungsi banjir bandang