Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Basarnas dan BNPB Tinjau Pascabencana Palembayan, Huntara Ditargetkan Segera Dibangun

Hendra Efison • Sabtu, 13 Desember 2025 | 01:00 WIB

Direktur Bina Potensi Basarnas Pusat, Agus Haryono, bersama Wabup Agam Muhammad Iqbal, di Pos Penanganan Bencana Salareh Aia.
Direktur Bina Potensi Basarnas Pusat, Agus Haryono, bersama Wabup Agam Muhammad Iqbal, di Pos Penanganan Bencana Salareh Aia.
PADEK.JAWAPOS.COM—Upaya penanganan pascabencana galodo di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi pusat dan daerah.

Sejumlah pejabat nasional meninjau langsung lokasi terdampak untuk memastikan percepatan pemulihan berjalan optimal.

Direktur Bina Potensi Basarnas Pusat, Agus Haryono, bersama Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, meninjau Pos Penanganan Bencana Salareh Aia, Kamis (11/12/2025).

Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung proses pencarian, evakuasi, pendataan, serta aktivitas relawan di lapangan.

“Basarnas berkomitmen mendukung penuh upaya pencarian, evakuasi, serta peningkatan kapasitas relawan di daerah terdampak,” ujar Agus Haryono di sela peninjauan.

Wakil Bupati Agam menyampaikan bahwa koordinasi dengan Basarnas, BPBD, dan unsur terkait terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat tertangani.

“Kerja sama lintas instansi sangat penting dari masa tanggap darurat hingga pemulihan. Kami berterima kasih atas dukungan Basarnas,” kata Muhammad Iqbal.

Masih pada hari yang sama, Wakil Bupati Agam bersama Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, dan Dandim 0304/Agam Letkol Inf Slamet Dwi Santoso meninjau rencana lokasi pembangunan huntara di Palembayan. Salah satu titik prioritas berada di kawasan SD 05 Kayu Pasak.

Menurut pendataan sementara, kebutuhan huntara di Nagari Salareh Aia mencapai sekitar 136 unit.

Sementara warga Salareh Aia Timur dan Tiga Koto Silungkang masih menunggu penetapan lokasi alternatif, seperti Kompleks PBI Gumarang atau lapangan bola Salareh Aia Timur.

“Begitu lokasi selesai ditetapkan, TNI langsung mulai pembangunan. Harapan kita huntara segera dimanfaatkan warga,” ujar Iqbal.

Sementara itu, Bupati Agam melaporkan kondisi terbaru kepada Tenaga Ahli Kementerian Sosial RI.

Fokus penanganan saat ini meliputi pembersihan material bencana menggunakan alat berat, pembukaan akses wilayah terisolasi, serta pencarian korban yang masih hilang. Hingga Kamis (11/12), tercatat 67 orang masih dalam pencarian.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sekitar 400 unit huntara yang akan dibangun di beberapa lokasi, termasuk Maninjau dan Malalak.

Setelah itu, pembangunan hunian tetap (huntap) direncanakan di Lapangan Jorong Gumarang dan Dama Gadang.

Pada Jumat (12/12/2025), Wakil Bupati Agam dan Sekda Agam mendampingi Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa, Irjen Pol Edi Mardianto, meninjau posko pengungsian Palembayan.

Dalam kesempatan itu, warga diajak bersedia menempati huntara demi keselamatan. “Lebih baik tinggal di hunian sementara yang akan dibangun untuk menghindari risiko musibah susulan,” kata Edi Mardianto.(*)

Editor : Hendra Efison
#pascabencana Palembayan #Basarnas dan BNPB #huntara Agam