PADEK.JAWAPOS.COM-Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolsek Lubukbasung AKP Muswar Hamidi mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam euforia perayaan.
Masyarakat diimbau untuk merayakan malam pergantian tahun tanpa hingar-bingar terompet, kembang api, dan petasan.
Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat. Menurut AKP Muswar, perayaan yang berlebihan berpotensi memicu gangguan keamanan serta kecelakaan lalu lintas.
“Perayaan yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas sebaiknya dihindari. Mari sambut tahun baru dengan cara yang sederhana, tertib, dan bermakna,” ujar Muswar Hamidi, Selasa (23/12).
Ia menegaskan, imbauan ini juga dilandasi rasa empati terhadap warga Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam, yang hingga kini masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.
“Kondisi yang kita hadapi mengharuskan kita saling peduli. Banyak saudara kita yang masih membutuhkan doa dan dukungan moral,” katanya.
Kapolsek juga mengajak tokoh agama, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat lainnya untuk ikut mensosialisasikan imbauan tersebut, agar suasana pergantian tahun di Lubukbasung berlangsung aman dan kondusif.
Selain itu, masyarakat diajak mendoakan agar Kabupaten Agam segera pulih, warga terdampak diberikan ketabahan, serta para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Sebagai alternatif perayaan, warga dianjurkan mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif seperti doa bersama, refleksi akhir tahun, dan kegiatan sosial yang memperkuat solidaritas antarwarga.
AKP Muswar Hamidi berharap, dengan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, pergantian Tahun Baru 2026 di Lubukbasung dapat berlangsung tertib, aman, dan penuh empati. (ptr)
Editor : Novitri Selvia