Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemkab Agam Jajaki Kerja Sama Teknologi Autotermik untuk Tekan Sampah ke TPA hingga 70 Persen

Silvina Fadhilah • Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:49 WIB

Asisten III Setda Agam, Syatria, saat pemaparan pengelolahan sampah dalam rapat berkerjasama dengan Koperasi Industri Insinyur Indonesia, Jumat (31/01/2026).
Asisten III Setda Agam, Syatria, saat pemaparan pengelolahan sampah dalam rapat berkerjasama dengan Koperasi Industri Insinyur Indonesia, Jumat (31/01/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Agam menjajaki kerja sama pengelolaan sampah ramah lingkungan dengan Koperasi Industri Insinyur Indonesia melalui audiensi daring di Ruang Rapat Bupati Agam, Jumat (30/1/2026).

Audiensi tersebut diikuti Asisten III Setda Agam Syatria bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam Jafrizal, serta Ketua Koperasi Industri Insinyur Indonesia Faizal Safa.

Pertemuan membahas peluang kolaborasi optimalisasi pengelolaan sampah di Kabupaten Agam guna mendukung target nasional pengurangan timbunan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Ketua Koperasi Industri Insinyur Indonesia, Faizal Safa, menyampaikan pemerintah pusat menargetkan pengurangan sampah ke TPA hingga 70 persen.

Untuk mendukung target tersebut, pihaknya menawarkan penerapan teknologi autotermik dalam pengolahan sampah.

Faizal menjelaskan teknologi autotermik merupakan sistem pengolahan sampah tanpa bahan bakar fosil dan tanpa sumber energi eksternal.

“Prosesnya memanfaatkan energi yang terkandung dalam sampah melalui dekomposisi termal berkelanjutan,” kata Faizal Safa.

Ia menyebut teknologi tersebut mampu menekan emisi karbon hingga mendekati nol dan sejalan dengan target dekarbonisasi global sesuai Paris Agreement on Climate Change.

Menurut Faizal, teknologi autotermik merupakan inovasi karya anak bangsa yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular.

Asisten III Setda Agam, Syatria, menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan Koperasi Industri Insinyur Indonesia.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Agam terbuka terhadap penerapan teknologi pengolahan sampah yang telah teruji dan terbukti efektif.

“Jika teknologi ini sudah melalui uji coba dan mampu mengurangi timbunan sampah di TPA, tentu akan kami dukung penerapannya di Kabupaten Agam,” ujar Syatria.

Syatria berharap kolaborasi tersebut dapat segera terwujud sebagai bagian dari komitmen Pemkab Agam dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.(cr1)

Editor : Hendra Efison
#pengelolaan sampah #DLH Agam #teknologi autotermik