Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Calon Perseorangan Muncul di Bukittinggi: Pasangan Bundo Kanduang Berkontestasi di Dharmasraya, Epyardi-Ekos Gelar Konser Deklarasi di GOR

Arif Rahmad Daud • Kamis, 29 Agustus 2024 | 10:09 WIB

INDEPENDEN: Nofil Anoverta dan Frisdoreja menjadi bakal pasangan calon pertama yang melakukan pendaftaran sebagai kandidat dalam Pilwako Bukittinggi 2024, kemarin (28/8). (RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
INDEPENDEN: Nofil Anoverta dan Frisdoreja menjadi bakal pasangan calon pertama yang melakukan pendaftaran sebagai kandidat dalam Pilwako Bukittinggi 2024, kemarin (28/8). (RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)


PADEK.JAWAPOS.COM-Nofil Anoverta dan Frisdoreja menjadi pasangan pertama yang mendaftar sebagai kontestan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Bukittingi 2024. Menariknya, pasangan ini maju lewat jalur perseorangan atau independen.

Nofil dan Frisdoreja datang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi menggunakan becak dan diiringi ratusan pendukung mereka kemarin. Sebelum menuju kantor KPU Bukittinggi, pasangan ini melakukan deklarasi di pelataran Jam Gadang pada pukul 14.00 WIB.

Sesampai di KPU, kedatangan mereka disambut Ketua KPU Bukittinggi Satria Putra beserta seluruh komisioner dan staf KPU Bukittinggi. Nofil menyebut, sengaja memakai becak sebagai penanda kesederhanaan. Bahwa dirinya lahir dalam keluarga yang sederhana dan tumbuh dalam masyarakat yang sederhana.

“Kami maju dalam kontestasi ini sebagai jalan untuk mengabdi kepada masyarakat. Kami hendak membawa energi positif, mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi dengan seluruh masyarakat serta seluruh pihak terkait,” sebutnya usai melakukan pendaftaran.

Bagi dia, kolaborasi dan sinergi penting untuk memaksimalkan perbuatan baik kepada masyarakat. Dalam hal ini untuk mewujudkan Kota Bukittinggi yang lebih maju dan berbahagia.

“Kota Bukittinggi memang kecil secara geografis. Namun kota ini telah melahirkan banyak tokoh besar. Dalam Pembangunan. Ke depannya kita telah menyusun visi dan misi yang akan menjadi penuntun kita dalam pembangunan Kota Bukittinggi. Yakni fokus utamanya pada pembangunan pendidikan dan perdagangan,” tambah Nofil.

Keikutsertaan pasangan Nofil Anoverta-Frisdoreja ini tak lepas dari isu pencatutan KTP selama proses pengumpulan pernyataan dukungan. Terkait ini Nofil mengatakan, ada proses rumit dan ketat serta melelahkan yang memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pendataan KTP masyarakat pendukung.

“Dalam pengumpulan pernyataan dukungan yang dilakukan oleh tim, kami meminta maaf jika ada kesalahan. Tidak ada niat sedikitpun untuk melakukan hal tersebut. Kami ita juga mengapresiasi KPU Bukittinggi yang telah melakukan penyaringan dan verifikasi pernyataan dukungan ini,” ucapnya.

Ketua KPU Bukittinggi Satria Putra didampingi seluruh komisioner dan jajaran KPU Bukittinggi menyebutkan, setelah tahapan pendaftaran, KPU Bukittinggi akan melakukan penelitian administrasi.

“Jika ada persyaratan yang tidak lengkap akan diperbaiki pada 6 hingga 8 September. Kemudian akan kita periksa ulang hingga 14 September,” sebutnya.

Satria Putra menambahkan, usai tahapan tersebut KPU akan memberitahukan hasilnya kepada pasangan calon dan dilanjutkan dengan tahapan tanggapan dari masyarakat.

“Usai masa tanggapan masyarakat akan kita klarifikasi dan setelah itu pada 22 September kami akan melakukan penetapan pasangan calon. Kemudian tanggal 23 September nanti kami akan melakukan pengundian nomor urut,” ungkapnya.

Pilwako Bukittinggi ini, paling tidak akan diikuti tiga pasangan. Dua pasangan lain akan mendaftar hari ini. Yakni Ramlan dan Ibnu Asis, serta Erman Safar-Heldo Aura.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Bukittinggi Safri Miswardi menyebutkan Ramlan-Ibnu Asis akan melakukan pendaftaran pada pukul 09.00 WIB. Kemudian Erman Safar-Heldo Aura pukul 15.00 WIB.

Safri mengimbau seluruh masyarakat dan simpatisan yang ikut mengawal bapaslon untuk tetap menjaga kondisi agar selalu kondusif. “Di jam-jam tertentu saat bapaslon melakukan pendaftaran, kami akan mengalihkan arus lalu lintas,” tukasnya.

Sementara itu, pada hari kedua pendaftaran kemarin, beberapa kandidat di daerah lain juga telah melakukan pendaftaran di KPU masing-masing kabupaten dan kota. Di antaranya Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, kabupaten dan kota Solok, serta Pasaman.
Pasangan Bundo Kanduang 

Berdeda dengan sejumlah daerah lainnya, pada Pilkada tahun ini pasangan bundo kanduang turut serta berkontestasi di Kabupaten Dharmasraya. Mereka adalah Annisa Suci Rahmadani-Leli Arni dengan akrnonim Asli.

Pasangan dari kaum perempuan ini telah mendaftar di KPU setempat, kemarin. Pendaftaran Asli didampingi ketua partai politik pengusung. Yakni Partai Hanura, Demokrat, PPP, Golkar, PDI-P, PKB, PKS, PAN, dan Gerindra serta ratusan masyarakat pendukung yang juga diiringi dengan kesenian tambua tasa.

Annisa Suci Rahmadani mengungkapkan berkomitmen kami untuk menjalankan pilkada sesuai aturan, dengan kegembiraan, suka cita dan aman.

“Ini merupakan langkah awal niat baik kami dan seluruh koalisi untuk membangun Dharmasraya  yang lebih baik, semoga proses ini hingga ke depannya berjalan dengan lancar.” ucap putri Marlon Martua Dt Rangkayo Mulia yang merupakan bupati Dharmasraya periode 2005-2010.

Ketua KPU Dhamasraya France Putra mengungkapkan berkas pendaftaran Annisa Suci Rahmadani dan Leli Arni statusnya diterima. “Besok (hari ini, red) kami tetap menerima pendaftaran karena itu merupakan tahapan Pilkada. Dan KPU Dharmasraya akan menjalankan tahapan Pilkada sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Di Kabupaten Solok, pasangan yang mendaftar kemarin adalah Jon Firman Pandu (JFP) dan Chandra. Pasangan ini bahkan diantar langsung oleh Ketua DPW Gerindra Sumbar Andre Rosiade, Ketua DPD PKS Kabupaten Solok Nazar Bakri, dan ketua DPC PDI-P Kabupaten Solok Zamroni, serta perwakilan parpol pungusung dan ratusan simpatisan. JFP-Chandra tiba di kantor KPU Kabupaten Solok sekira pukul 11.00 Wib.

Komisioner KPU Kabupaten Solok Despa Wandri menjelaskan bahwa seluruh persyaratan dan dokumen pasangan JFP-Chandra sudah lengkap dan tidak ada kendala. ”Sudah lengkap, dan nanti akan dilakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual jika terjadi keraguan terhadap syarat-syarat tadi,” cetusnya. 

Di daerah tetangga, Kota Solok, pasangan Ramadhani-Suryadi juga telah mendaftar kemarin. Pasangan ini diusung Partai Nasdem, Demokrat, PAN, Gerindra, PKS, Golkar, Hanura dan PBB. 

Di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Maru Saerejen akan berpasangan dengan Binsar Saleleubaja. Saat mendaftar kemarin, mereka mengenakan kemeja biru muda dan celana katun berwarna coklat. Persis seperti pakaian pasangan Prabowo-Girban sewaktu Pilpres 2024 lalu.

Ke Masjid Dulu

Untuk hari ini, periode pendaftaran memasuki hari terakhir. Nah salah satu kandidat yang akan mendaftar adalah yang akan menjadi lawan Mahyeldi Asnharullah, gubernur Sumbar saat ini. Yakni Epyardi Asda-Ekos Albar. Rencananya, setelah pendaftaran, pasangan ini akan melakukan deklarasi di GOR Agus Salim, Padang.

Juru bicara pasangan Epyardi-Ekos, Zulherman, mengatakan bahwa sebelum mendaftar ke KPU Sumbar, pasangan kepala daerah tersebut akan salat bersama pendukungnya di Masjid Khatib Al-Minangkabawi. Setelah itu, mereka berzikir bersama dan berdoa.

“Diperkirakan ada 2.000 orang pendukung Epyardi-Ekos yang hadir di Masjid Khatib Al-Minangkabawi. Mereka kader partai politik pengusung dan relawan,” ujar Zulherman kemarin.

Dari masjid tersebut, kata Zulherman, Epyardi-Ekos longmarch bersama 2.000 pendukungnya menuju kantor KPU Sumbar. Zul menginformasikan bahwa di KPU Sumbar, Epyardi-Ekos ditargetkan selesai mendaftar selesai pukul 15.00.

“Dari KPU Sumbar, Epyardi-Ekos dan para pendukung menuju GOR untuk menghadiri konser deklarasi. Deklarasi dilakukan setelah salat Magrib. Nanti ada orasi politik dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk membakar semangat pendukung,” tutur Wakil Ketua DPW PAN Sumbar itu.

Konser deklarasi diisi artis ibu kota dan Sumbar. Yaitu Uya Kuya, Astrid, Eko Patrio, Tari KDI, Rayola, Darak Badarak, Ajo Buset. Konser tersebut terbuka untuk umum.

Mengenai partai pengusung, Zulherman mengatakan bahwa sudah ada tiga DPP partai yang memberikan surat B1 KWK kepada Epyardi-Ekos. Ia menginformasikan bahwa PDI-P juga akan mengusung pasangan tersebut. Pihaknya sedang menunggu B1 KWK dari PDI-P.

“Ada juga dukungan dari DPW Partai Garuda Sumbar, DPW Gelora Sumbar, dan DPW Prima Sumbar. Kami juga membuka pintu selebar-lebarnya untuk partai lain yang mendukung pasangan Epyardi-Ekos,” tuturnya. (rna/frk/rif/ita/cr2)

Editor : Novitri Selvia
#Ekos Akbar #Nofil Anoverta dan Frisdoreja #Epyardi #Satria Putra #Suryadi #KPU Dhamasraya #Nofil Anoverta #kpu bukittinggi #France Putra #Pilwako Bukittinggi #Ramadhani #kpu sumbar