Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kalorinya Setara dengan Batubara. Asri Mukhtar: Inilah Alasan Kami Menanam Kaliandra

Hendra Efison • Rabu, 29 November 2023 | 11:02 WIB
Photo
Photo

PADEK.CO--Ada beberapa alasan kenapa kaliandra merah dipilih untuk ditanam oleh insan PT Semen Padang pada Hari Menanam Pohon Indonesia 2023. Utamanya untuk mendukung program Alternatif Fuel Resource (AFR) sebagai program jangka panjang perusahaan.


"Bagi PT Semen Padang, penanaman pohon ini bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban Keppres 24/2008. Namun juga sebagai komitmen perusahaan sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap bumi. Sedangkan dalam hal sustainability atau keberlangsungan perusahaan, ditargetkan pada tahun 2025, AFR sudah mencapai 16 persen," ungkap Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar, Selasa (28/11).


Asri Mukhtar mengatakan, kayu kaliandra ini memiliki 3.800-4.200 kilokalori (kkal), sama dengan kalori batubara yang dipakai di Semen Padang saat ini di kasiran 4.000 kkal.


"Bahkan untuk kayu kaliandra merah ini, Semen Padang sudah melakukan uji coba dengan jumlah sekitar 200 ton. Meskipun jumlahnya kecil, tapi untuk kestabilan operasi sudah mulai dapat dikendalikan dengan baik," ujarnya.


Asri juga mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari strategi Kementerian BUMN, dan sesuai dengan arahan Kementerian BUMN, karyawan/karyawati BUMN juga didorong untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dalam hal ini Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan.


"Dengan demikian keterlibatan karyawan dalam kegiatan lingkungan ini, membantu membangun budaya perusahaan yang peduli terhadap lingkungan, sehingga perusahaan dapat mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan dan mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan," kata Asri.(*)

Editor : Hendra Efison
#Setara Kalori Batubara #Kalori Kaliandra #Alasan Menanam Kaliandra Merah #semen padang #Asri Mukhtar #Bisnis masa depan