Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kerupuk Cabe Onang dari Anduring: Usaha Rumahan yang Buka Lapangan Kerja di Kota Padang

Fadli Zikri • Jumat, 31 Oktober 2025 | 20:42 WIB

Usaha rumahan kerupuk cabe onang di Anduring, Padang, tumbuh jadi sumber penghidupan warga dan membuka lapangan kerja bagi ibu rumah tangga.
Usaha rumahan kerupuk cabe onang di Anduring, Padang, tumbuh jadi sumber penghidupan warga dan membuka lapangan kerja bagi ibu rumah tangga.
PADEK.JAWAPOS.COM—Di sebuah rumah sederhana di Jalan M. Yunus-Lubuk, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, aroma gurih kerupuk goreng menyeruak ke udara.

Di halaman rumah itu, tampak beberapa ibu rumah tangga sibuk membungkus kerupuk berwarna merah keemasan.

Dari tangan-tangan terampil mereka, lahir camilan khas yang dikenal dengan nama kerupuk cabe onang — hasil olahan rumah produksi milik Nurma Nilawati (58).

“Awalnya saya cuma jual kue bawang orang ke warung-warung. Baru tahun 2011 mulai coba bikin olahan sendiri,” tutur Nurma saat ditemui, Jumat (31/10/2025).

Sejak itu, usahanya perlahan tumbuh. Ia bahkan mulai mendapat pelanggan tetap dari Kepulauan Mentawai sejak 2016. “Dulu mulai jual kiloan, sekarang minimal 25 karung, kadang lebih,” ujarnya tersenyum bangga.

Produksi Harian Capai 10 Karung

Di rumah olahannya, Nurma memproduksi berbagai jenis camilan, mulai dari kerupuk opak cabe, kerupuk jengkol, hingga stik ungu. Bahan bakunya ia beli dari pemasok, lalu digoreng dan dibumbui dengan racikan khas buatannya.

“Sekarang bisa produksi 10 karung per hari, satu karung beratnya 40 kilogram. Anak saya yang antar ke kedai dan grosir di Kota Padang. Pelanggan terjauh kami di Mentawai,” jelasnya.

Usaha rumahan ini tak hanya menghidupi keluarganya, tapi juga memberi pekerjaan bagi banyak orang.

Saat ini, Nurma mempekerjakan 10 karyawan tetap, dan bila permintaan meningkat, ia menambah pekerja harian hingga 20 orang.

“Alhamdulillah, saya bisa bantu ekonomi mereka juga. Ada yang sudah kerja sampai 10 tahun,” katanya.

Bantu Ekonomi Keluarga

Salah satu karyawan, Pitriani (40), mengaku sudah bekerja bersama Nurma selama satu dekade. “Saya bisa bantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pekerjaan ini sangat berarti buat kami,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Viona (36) yang sudah tiga tahun ikut mengolah kerupuk, merasa bersyukur karena tetap bisa produktif tanpa meninggalkan keluarga. “Kami bisa kerja sambil tetap urus anak di rumah,” ujarnya.

Meski menghadapi tantangan seperti kenaikan harga bahan baku dan cuaca yang tidak menentu, Nurma tetap optimistis.

“Yang penting semangat dan jujur dalam berusaha. Rezeki pasti ada,” tutupnya dengan senyum penuh keyakinan.

Usaha kecil seperti milik Nurma Nilawati membuktikan bahwa ekonomi lokal bisa tumbuh dari dapur rumah.

Dari Anduring, kerupuk cabe onang tak hanya mengisi toples-toples di warung, tapi juga membuka peluang hidup lebih baik bagi banyak keluarga.(cr6)

Editor : Hendra Efison
#usaha rumahan Padang #kerupuk cabe onang #ekonomi kreatif Padang #lapangan kerja Anduring