Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, Sabtu (7/12/2025).
Edrian memastikan seluruh pasar pemerintah tetap beroperasi normal pascabencana. “Iya, sembilan pasar tidak satu pun yang terkena banjir,” ujar Edrian.
Sembilan pasar tersebut meliputi Pasar Raya, Pasar Alai, Pasar Nanggalo, Pasar Ulak Karang, Pasar Tanah Kongsi, Pasar Sawahan, Pasar Belimbing, Pasar Bandar Buek, dan Pasar Lubuk Buaya. Keseluruhan pasar itu selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Edrian, kondisi di lapangan hanya menunjukkan adanya genangan air sesaat, namun tidak sampai merendam fasilitas pasar maupun mengganggu aktivitas pedagang.
“Di kesembilan pasar hanya ditemui genangan ketika itu. Tidak ada yang terendam banjir,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan kondisi pasar setelah bencana, Dinas Perdagangan Kota Padang juga tengah menyiapkan langkah stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok atau sembako.
Edrian menyampaikan bahwa pihaknya berencana menggelar Pasar Murah dalam waktu dekat, mengingat sejumlah komoditas mulai mengalami kenaikan harga.
Program Pasar Murah tersebut disiapkan sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat.
“Pasar Murah bertujuan untuk mengendalikan harga bahan pokok yang saat ini mengalami kenaikan. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi Natal dan Tahun Baru,” kata Edrian.
Dinas Perdagangan memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan serta menekan potensi lonjakan harga. (*)
Editor : Heri Sugiarto