Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Rangkiang Aur Denai: Kredit Tumbuh 13,37%, Laba Naik 27,45%

Two Efly • Selasa, 17 Maret 2026 | 06:00 WIB

Kika : Gusman Dodi (Direktur), Dodi Yuli Satria (Dirut), Asmi Sjahbuddin (Komut), Efrizal (Komisaris)
Kika : Gusman Dodi (Direktur), Dodi Yuli Satria (Dirut), Asmi Sjahbuddin (Komut), Efrizal (Komisaris)
Manajemen PT BPR Rangkiang Aur Denai pada tahun buku 2025 mencatatkan pertumbuhan usaha double digit. Aset tercatat Rp95,33 miliar, realisasi kredit Rp72,11 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp72,56 miliar, dan laba bersih usaha Rp1,65 miliar atau tumbuh 27,45 persen secara year on year.

Laporan: Two Efly, Bukittinggi

Asetnya bertumbuh, kreditnya meningkat, dan laba bersihnya bertambah. Itulah yang terlihat dari kinerja PT BPR Rangkiang Aur Denai pada tahun buku 2025.

Secara agregat, kinerja usaha mampu bertumbuh double digit. Tidak hanya itu, kualitas aktiva produktif juga mampu ditingkatkan seiring menurunnya rasio biaya.

Alhamdulillah, tahun buku 2025 mampu kita lewati dengan baik dengan pertumbuhan usaha double digit. Total aset tercatat Rp95,33 miliar, realisasi kredit Rp72,11 miliar, dan dana pihak ketiga sebesar Rp72,56 miliar. Sementara itu, rasio biaya mampu ditekan. Hal ini bermuara pada peningkatan laba bersih usaha dari Rp1,53 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,65 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh 27,45 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Rangkiang Aur Denai, Dodi Yuli Satria, didampingi Direktur Gusman Dodi, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Menurut Dodi, membaiknya kinerja usaha pada tahun 2025 tidak terlepas dari kerja keras tim serta berjalan dengan baiknya sejumlah langkah strategis yang dicanangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), mulai dari peningkatan aset hingga ekspansi kredit dan peningkatan pendapatan operasional.

Aset dan Dana

Dari laporan keuangan publikasi tahun 2025 tercatat total aset PT BPR Rangkiang Aur Denai sebesar Rp95,33 miliar. Capaian aset ini bertumbuh 11,66 persen secara year on year dan melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB).

Membaiknya kinerja aset juga dikontribusikan oleh membaiknya kinerja kredit dan dana pihak ketiga. Total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp72,56 miliar atau tumbuh 8,52 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama-sama mengalami pertumbuhan. Total dana tabungan hingga akhir tahun 2025 terhimpun Rp41,12 miliar, sedangkan dana deposito mencapai Rp41,44 miliar atau tumbuh 21,34 persen secara year on year.

Kredit dan Pendapatan

Sedikit lebih baik dibandingkan dana pihak ketiga, kinerja kredit mampu bertumbuh double digit. Hingga akhir tahun 2025, total kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp75,21 miliar. Capaian kredit ini bertumbuh 13,37 persen dan melampaui target Rencana Bisnis Bank.

Pertumbuhan kredit yang double digit tersebut berdampak pada peningkatan pendapatan. Pendapatan bunga meningkat menjadi Rp13,86 miliar atau tumbuh 15,30 persen secara year on year. Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat Rp1,27 miliar atau tumbuh 22,11 persen secara year on year.

“Total pendapatan operasional yang mampu kami bukukan selama tahun 2025 tercatat Rp15,14 miliar. Capaian ini bertumbuh 15,92 persen secara year on year,” ujar Dodi Yuli Satria.

BOPO dan Laba

Selain mampu menorehkan pertumbuhan usaha double digit, manajemen PT BPR Rangkiang Aur Denai pada tahun buku 2025 juga terpantau mampu menerapkan prinsip efisien dan efektif dalam tata kelola biaya.

Hal ini terlihat dari menurunnya rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi 86,25 persen. Realisasi BOPO ini lebih rendah dibandingkan tahun 2024.

“Aset yang bertumbuh, kredit yang meningkat, dan biaya yang terkendali inilah yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan laba bersih usaha. Laba bersih berhasil ditingkatkan dari Rp1,53 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,65 miliar pada tahun 2025. Capaian laba ini bertumbuh 27,45 persen secara year on year,” ujar Dodi.

Dari data Padang Ekspres, PT BPR Rangkiang Aur Denai merupakan salah satu BPR dengan kinerja sangat baik di wilayah Bukittinggi, Agam, dan Payakumbuh.

BPR Rangkiang Aur Denai juga merupakan BPR pertama di Sumatera Barat yang melakukan merger sebagai bentuk penguatan fundamental usaha.

Melalui keputusan RUPS Luar Biasa, BPR Rangkiang Aur dan BPR Rangkiang Denai sepakat untuk menggabungkan diri.

Pasca-merger memang sempat terjadi perlambatan kinerja sebagai bentuk penyesuaian operasional. Namun, penyesuaian tersebut tidak berlangsung lama. Memasuki tahun kedua pasca-merger, kinerja PT BPR Rangkiang Aur Denai langsung membaik dan terus bertahan hingga saat ini.

“Alhamdulillah, tahun 2025 telah mampu kita lewati dengan baik dan kita juga bisa menorehkan pertumbuhan usaha serta laba double digit. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder. Mudah-mudahan tren positif ini bisa kami pertahankan di masa yang akan datang,” tutup Dodi Yuli Satria dan Gusman Dodi. (***)

Editor : Hendra Efison
#PT BPR Rangkiang Aur Denai #kinerja BPR Sumbar #kredit BPR Rangkiang Aur Denai #laba BPR Rangkiang Aur Denai