Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gen Z Kuasai Industri Travel Padang, Cidigo Travelindo Tawarkan Wisata Luar Negeri Mulai Rp3 Jutaan

Irfan R Rusli • Jumat, 24 April 2026 | 17:10 WIB
Gen Z jadi motor industri travel di Padang. Cidigo Travelindo tawarkan paket wisata Malaysia-Singapura mulai Rp3 jutaan dengan strategi digital.
Gen Z jadi motor industri travel di Padang. Cidigo Travelindo tawarkan paket wisata Malaysia-Singapura mulai Rp3 jutaan dengan strategi digital.

PADEK.JAWAPOS.COM — Generasi Z mulai mengambil peran strategis dalam industri travel di Kota Padang. Di tengah persaingan ketat sektor jasa perjalanan, anak muda kini tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga motor penggerak bisnis pariwisata.

Fenomena ini terlihat di kantor pemasaran Cidigo Travelindo yang berlokasi di kawasan Pasar Raya. Di sana, sejumlah anak muda menjadi tulang punggung operasional perusahaan travel wisata internasional tersebut.

Salah satu figur sentralnya adalah Irsyad Jamil (26), yang menjabat sebagai Chief Marketing Officer selama kurang lebih tiga tahun terakhir. Lulusan Politeknik Negeri Padang ini memegang peran penting dalam merancang strategi pemasaran perusahaan.

Baca Juga: Sunyi di Bengkel Batubara Sawahlunto, Perajin Warisan Ombilin Kini Sepi Pesanan

Di bawah pengelolaannya, Cidigo Travelindo menawarkan berbagai paket wisata luar negeri dengan destinasi utama Malaysia dan Singapura.

Menariknya, paket perjalanan tersebut dibanderol dengan harga terjangkau, mulai dari Rp3 jutaan untuk durasi tiga hari tiga malam.

Strategi harga ini menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi kalangan muda yang ingin merasakan pengalaman liburan ke luar negeri tanpa biaya tinggi.

Irsyad mengungkapkan, pendekatan pemasaran yang digunakan tidak lepas dari karakter generasi Z yang lekat dengan teknologi digital. Promosi dilakukan secara intens melalui media sosial dengan menonjolkan konten visual yang menarik.

Baca Juga: BMKG Pasang Radar Tsunami Canggih di Masjid Al-Hakim Padang, Pantau Megathrust Mentawai hingga 147 Km

“Anak muda sekarang itu lebih tertarik dengan pengalaman yang bisa dilihat secara visual. Jadi kami tidak hanya menjual paket, tapi juga cerita perjalanan yang bisa mereka bayangkan,” ujarnya saat ditemui, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, tantangan terbesar dalam bisnis travel saat ini adalah persaingan dengan platform digital berskala besar. Namun, ia menilai pendekatan personal menjadi keunggulan tersendiri.

“Kami memang tidak sebesar platform travel online, tapi kami bisa memberikan pelayanan yang lebih dekat dan personal. Dari awal konsultasi sampai keberangkatan, kami dampingi,” jelasnya.

Baca Juga: Dana Rehabilitasi Lahan Pertanian Solok Segera Cair, 68 Hektare Sawah Terdampak Banjir Bandang

Tak hanya fokus pada pengembangan bisnis, perusahaan juga membuka peluang bagi generasi muda untuk belajar melalui program magang yang bekerja sama dengan pemerintah dan terbuka bagi mahasiswa.

Salah satu peserta magang, Dinda Edisa Putri (24), mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti program tersebut.

“Di sini saya belajar banyak hal, mulai dari cara melayani pelanggan, memahami kebutuhan wisatawan, hingga ikut dalam proses pemasaran. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya,” ungkapnya.

Ia juga menilai lingkungan kerja yang didominasi anak muda membuat suasana menjadi lebih dinamis dan terbuka terhadap ide-ide baru.

Baca Juga: Kota Padang Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos

“Karena yang mengelola juga anak muda, jadi kami lebih mudah berdiskusi dan menyampaikan ide. Rasanya seperti belajar sekaligus berkarya,” katanya.

Irsyad menegaskan bahwa program magang ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia.

“Kami ingin tempat ini bukan hanya jadi kantor, tapi juga ruang belajar bagi anak muda. Mereka bisa melihat langsung bagaimana bisnis travel dijalankan,” ujarnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Putus Akses di Tanahdatar, Jembatan Aramco Tertimbun dan Jalan Rusak 300 Meter

Perkembangan ini menunjukkan adanya pergeseran dalam industri pariwisata lokal. Generasi Z kini tampil sebagai pelaku utama yang mampu menggerakkan roda bisnis dengan kreativitas, adaptasi teknologi, serta keberanian mengambil peluang.

Irsyad berharap semakin banyak anak muda yang berani terjun ke dunia usaha, khususnya di sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar di daerah.

“Potensinya sangat besar. Tinggal bagaimana kita sebagai anak muda berani mengambil peluang itu dan mulai bergerak,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Cidigo Travelindo #wisata luar negeri murah #travel Malaysia Singapura #bisnis anak muda #Gen Z Padang