Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rekonstruksi Kasus Pembuangan Bayi di Bukittinggi Ungkap 24 Adegan Krusial

Rian Afdol • Rabu, 19 November 2025 | 11:14 WIB

DITELUSURI: Rekonstruksi kasus pembuangan bayi yang ditemukan meninggal dan kondisi tubuhnya tidak utuh, Selasa (18/11).
DITELUSURI: Rekonstruksi kasus pembuangan bayi yang ditemukan meninggal dan kondisi tubuhnya tidak utuh, Selasa (18/11).

PADEK.JAWAPOS.COM-Kasus pembuangan bayi yang akhirnya ditemukan meninggal dalam keadaan tubuh yang tidak utuh, terus berlanjut.

Saat ini pihak kepolisan telah melaksanakan rekonstruksi yang dilakukan di sejumlah TKP, mulai dari rumah pelaku hingga lokasi pembuangan bayi yang baru dilahirkan tersebut, Selasa (18/11).

Rekonstruksi yang terdiri dari 24 adegan utama ini, dimulai dari proses kelahiran di rumah L, (21) yang terletak di Kelurahan Bukik Cangan Kayu Ramang, Kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi.

Satu persatu adegan penting mulai dari kelahiran hingga pelaku membuang bayi di ngarai yang terletak di dekat rumahnya dijalani pelaku dengan penuh Isak tangis. 

Rekonstruksi ini dimulai sekitar jam 10.00 WIB dan berakhir sekitar jam 12.00 WIB. Rekonstruksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian ini mendapat perhatian besar dari masyarakat sekitar. 

Usai rekonstruksi, Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Anidar menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menyesuaikan keterangan pelaku dan peristiwa yang sebenarnya terjadi. 

“Ada enam adegan yang berbeda dari keterangan pelaku saat diperiksa. Kita akan susun terlebih dahulu dan akan melanjutkan pemeriksaan ini,” sebutnya. 

Ketidaksesuai itu terdapat pada beberapa keterangan terkait pemotongan ari-ari bayi tersebut. Serta beberapa adegan lainnya. 

“Saat ini kita masih menunggu hasil visum otopsi dan tes DNA, untuk memastikan apakah kondisi korban yang tidak utuh disebabkan oleh mutilasi ataupun karena alasan lain, sebutnya. 

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan korban, sejauh ini tidak ada pengakuan terkait mutilasi. “Kita tentu masih akan memeriksanya, karena itu kita menunggu hasil otopsi,” imbuhnya. 

Selain itu, Anidar menyebutkan sejauh ini belum ada keterangan terkait adanya pelaku lain dalam kasus ini. Selain itu, sejauh inipun ayah biologis dari bayi tersebut belum diketahui bahkan oleh pelaku sendiri yang merupakan ibu dari bayi tersebut.(rna)

Editor : Novitri Selvia
#AKP Anidar #Guguak Panjang #pembuangan bayi #polresta bukittinggi