Peristiwa ini berdampak langsung pada 11 kepala keluarga (KK) dengan total 68 jiwa yang bermukim di Bukit Cangang RT 01 RW 05, Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguk Panjang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bukittinggi, Zulhendri, membenarkan kejadian tersebut berdasarkan laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana.
Pergerakan tanah mulai terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, dan laporan masuk ke BPBD sekitar pukul 10.00 WIB.
“Setelah menerima informasi, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat,” ujar Zulhendri, Senin.
Hujan berintensitas tinggi yang berlangsung cukup lama diduga menjadi pemicu utama labilnya struktur tanah di kawasan tebing ngarai.
Kondisi ini meningkatkan risiko longsor lanjutan yang mengancam keselamatan warga dan bangunan di sekitar lokasi.
Sebanyak 68 warga yang terdampak segera dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, Satpol PP, Damkar, Camat, perangkat kelurahan, Tagana, PMI, dan masyarakat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sebagian warga diungsikan ke Mess KPPN dan Aula Kantor Lurah, sementara lainnya memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat.
Seluruh warga terdampak dipastikan telah berada di lokasi aman, dan petugas masih melakukan pemantauan serta pendataan lanjutan di area terdampak.(CC1)
Editor : Hendra Efison