Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Dini Hari di Bukittinggi Hanguskan Rumah Gadang dan Bangunan Semi Permanen

Randi Zulfahli • Senin, 4 Mei 2026 | 10:00 WIB
Petugas damkar memadamkan api yang menghanguskan rumah gadang dan pendopo di Jalan Prof Hamka, Tarok Dipo, Bukittinggi, Senin dini hari (4/5/2026). (DPKP Kota Bukittinggi)
Petugas damkar memadamkan api yang menghanguskan rumah gadang dan pendopo di Jalan Prof Hamka, Tarok Dipo, Bukittinggi, Senin dini hari (4/5/2026). (DPKP Kota Bukittinggi)

PADEK.JAWAPOS.COM–Peristiwa kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Jalan Prof. Hamka, RT 01 RW 06 Ujung Bukit, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Senin dini hari (4/5/2026). Si jago merah dilaporkan menghanguskan satu unit rumah gadang beserta pendoponya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 04.20 WIB. Menanggapi laporan tersebut, petugas dari Regu Jaya segera dikerahkan menuju lokasi kejadian.

"Personel langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat yang datang menjemput ke Mako DPKP. Armada berangkat pukul 04.22 WIB dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar dua menit," ujar Joni Feri, Senin pagi.

Baca Juga: Hardiknas 2026, Sekolah Harus Bebas Kekerasan

Berdasarkan data yang dihimpun, objek yang terbakar merupakan milik Silfia (50), yang berprofesi sebagai guru. Selain menghanguskan satu unit rumah gadang dan pendopo, kobaran api juga sempat menyambar plafon satu unit rumah semi permanen yang berada di dekat lokasi kejadian.

Guna memadamkan api dan mencegah perambatan lebih luas, DPKP Kota Bukittinggi mengerahkan sedikitnya enam unit armada pemadam dan water supply. Bantuan juga datang dari pemadam kebakaran Kabupaten Agam yang mengirimkan dua unit armada. Sebanyak 40 personel gabungan bahu-membahu melakukan upaya pemadaman hingga tahap pendinginan.

Meskipun api telah berhasil dikuasai, pihak berwenang belum bisa memastikan penyebab pasti dari kebakaran tersebut. "Terkait penyebab kebakaran dan taksiran total kerugian material, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait," tambah Joni Feri.

Baca Juga: Isu Menpar Gunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Pastikan Tidak Benar

Beruntung, tidak ada laporan mengenai kendala akses jalan selama proses mobilisasi armada menuju tempat kejadian perkara (TKP). DPKP Kota Bukittinggi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#bangunan semi permanen #rumah gadang #bukittinggi #kebakaran