Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Squid Game Season 2: Strategi Global Baru Netflix di Tengah Tekanan Industri Streaming

Rafiul Refdi • Selasa, 4 November 2025 | 21:50 WIB

Netflix konfirmasi Squid Game Season 2 tayang dua bagian pada 2025, dengan skala produksi besar dan alur yang lebih kompleks. (foto: WallpapersBQ)
Netflix konfirmasi Squid Game Season 2 tayang dua bagian pada 2025, dengan skala produksi besar dan alur yang lebih kompleks. (foto: WallpapersBQ)
PADEK.JAWAPOS.COM—Netflix resmi mengumumkan bahwa Squid Game Season 2 akan dirilis dalam dua bagian. Pengumuman ini disampaikan melalui Netflix Global Media Center dan dikutip oleh Variety.

Keputusan tersebut diambil karena skala produksi yang lebih besar serta alur cerita yang kompleks dibandingkan musim pertama yang dirilis pada 2021.

Menurut The Hollywood Reporter, bagian pertama dijadwalkan tayang pada akhir 2025, sementara bagian kedua akan menyusul beberapa bulan setelahnya.

Netflix belum mengungkap tanggal pasti, namun menegaskan bahwa syuting telah memasuki tahap pascaproduksi.

Serial ini kembali ditulis dan diarahkan oleh Hwang Dong-hyuk, kreator peraih Emmy Awards berkat kesuksesan musim perdananya.

Karakter Lama dan Wajah Baru

Aktor Lee Jung-jae kembali sebagai Gi-hun, tokoh utama yang kini bertekad mengungkap organisasi di balik permainan mematikan tersebut.

Selain itu, Lee Byung-hun juga kembali berperan sebagai Front Man, sosok misterius yang menjadi pengendali permainan.

Melalui rilis resmi yang dikutip Deadline, Netflix menambahkan Yim Si-wan, Kang Ha-neul, dan Park Sung-hoon sebagai pemain baru.

Kehadiran mereka diyakini akan memperluas dinamika konflik serta menghadirkan bentuk permainan baru yang masih dirahasiakan untuk menjaga kejutan bagi penonton.

Strategi Komersial di Tengah Persaingan Streaming

Menurut analisis The Verge, keputusan Netflix membagi musim kedua menjadi dua bagian adalah strategi komersial untuk mempertahankan perhatian penonton global.

Model ini sebelumnya diterapkan pada serial besar seperti Stranger Things dan Money Heist, yang terbukti efektif menjaga percakapan publik di media sosial selama berbulan-bulan.

“Netflix berupaya menciptakan ruang percakapan yang berkelanjutan, bukan sekadar rilis satu kali,” tulis The Verge.

Langkah ini juga menjadi respons terhadap persaingan ketat antarplatform streaming seperti Disney+, Amazon Prime Video, dan Apple TV+.

Pendalaman Tema: Dari Bertahan Hidup ke Dilema Moral

Dalam wawancara dengan The Korea Times, Hwang Dong-hyuk menjelaskan bahwa Squid Game Season 2 akan lebih menekankan pada tema moral dan psikologis.

“Permainan kali ini bukan sekadar soal bertahan hidup, tetapi juga tentang pilihan, kekuasaan, dan tekanan sosial,” ujarnya.

Pendekatan ini menandakan pergeseran fokus serial dari aksi ekstrem menuju refleksi sosial yang lebih dalam, melanjutkan reputasi Squid Game sebagai kritik terhadap ketimpangan ekonomi dan struktur sosial modern.

Dampak Global dan Ekonomi Kreatif Korea

Squid Game masih menjadi serial paling banyak ditonton sepanjang sejarah Netflix. Berdasarkan data Bloomberg, musim pertama mencatat 1,6 miliar jam tontonan dalam 28 hari pertama penayangan.

Kesuksesan itu mendorong Netflix meningkatkan investasi besar untuk produksi musim kedua.

Laporan Korea Creative Content Agency (KOCCA) menunjukkan bahwa keberhasilan Squid Game turut memperkuat posisi Hallyu (Korean Wave) di pasar global dan memperluas kerja sama antara studio Korea dan distributor internasional.

Menurut Financial Times, pencapaian ini bahkan mendorong Netflix untuk meningkatkan porsi produksi Asia—terutama di Korea Selatan, Indonesia, dan Thailand—karena menunjukkan pertumbuhan penonton signifikan di kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin.

Tantangan dan Ekspektasi Penonton

Respons penggemar terhadap pembagian musim menjadi dua bagian terbelah. Sebagian menilai langkah ini dapat menjaga momentum dan menambah ketegangan, sementara sebagian lain khawatir akan muncul jeda narasi yang menggantung.

Meski begitu, analis menilai keputusan tersebut merupakan uji strategi distribusi baru Netflix. Efektivitasnya baru dapat diukur setelah bagian pertama tayang pada akhir 2025.

Hingga kini, Netflix hanya menampilkan teaser singkat menyorot karakter Gi-hun dalam suasana gelap dengan dialog intens. IGN memperkirakan trailer penuh akan dirilis beberapa bulan menjelang penayangan.

Babak Baru untuk Industri Global

Dengan antisipasi yang sangat tinggi, Squid Game Season 2 berpotensi menjadi rilis terbesar Netflix pada 2025.

Lebih dari sekadar serial hiburan, proyek ini mencerminkan bagaimana Netflix menavigasi era baru streaming—mengandalkan konten non-Barat untuk mempertahankan dominasi globalnya.

Sebagaimana dinyatakan dalam laporan Variety, “Squid Game bukan hanya fenomena Korea, melainkan studi kasus tentang bagaimana cerita lokal bisa menembus pasar global.” (Rafiul Refdi/CC5)

Editor : Hendra Efison
#Hwang Dong-Hyuk #squid game season 2 #Lee Jung-jae #Netflix 2025