Vin Diesel, bernama lengkap Mark Sinclair, adalah aktor, produser, penulis, dan sutradara asal Amerika Serikat. Ia dikenal secara luas karena perannya sebagai Dominic Toretto dalam film Fast & Furious.
Diesel menuliskan: “Semua orang bertanya, apakah dia akan berada dalam mitologi Fast… Saya harus mengatakan bahwa dia orang yang sesungguhnya. Kami menulis sebuah peran untuknya… @cristiano.”
Unggahan ini langsung viral dan memicu spekulasi mengenai bagaimana Ronaldo akan diintegrasikan ke dalam film yang diperkirakan menjadi Fast & Furious 11, yang dilaporkan berjudul Fast Forever dan dijadwalkan rilis pada 2026 setelah mengalami penundaan produksi.
Antusiasme publik meningkat seiring beredarnya gambar dan cuplikan AI yang menampilkan Ronaldo dalam adegan aksi khas waralaba tersebut. Meski tidak resmi, visual tersebut menggambarkan Ronaldo dalam adegan kejar-kejaran dan momen ensemble bersama karakter Dominic Toretto yang diperankan Diesel.
Kehadiran Ronaldo dinilai selaras dengan karakteristik franchise yang telah lebih dari dua dekade mengandalkan aksi berkecepatan tinggi dan jajaran bintang besar.
Kehadiran fisik, daya tarik global, dan citra yang dibangun Ronaldo menjadikannya sosok yang dipandang cocok untuk masuk ke semesta Fast & Furious.
Momentum ini juga bersamaan dengan langkah Ronaldo menyiapkan masa depan setelah karier sepak bola.
Pada April 2025, Ronaldo meluncurkan studio filmnya sendiri, UR*MARV, bersama sutradara Inggris Matthew Vaughn, sebagai sinyal jelas bahwa ia ingin memperluas kiprahnya di industri hiburan, khususnya di Amerika Serikat.
Keterlibatannya dalam salah satu franchise tersukses Hollywood akan menjadi langkah besar menuju arah tersebut.
Waralaba Fast & Furious sendiri memiliki sejarah panjang menghadirkan bintang dari luar dunia akting. Dwayne “The Rock” Johnson masuk setelah beralih dari dunia gulat profesional, disusul John Cena.
Musisi dan rapper juga kerap tampil dalam sejumlah seri, menegaskan tradisi franchise yang menggabungkan ikon budaya pop dalam aksi blockbuster.
Secara finansial, tumpuan untuk film terakhir sangat besar. Furious 7 masih menjadi entri tersukses dengan pendapatan lebih dari USD 1,5 miliar di seluruh dunia. Kehadiran Ronaldo, salah satu atlet paling dikenal di planet ini, dipandang sebagai potensi memperluas jangkauan global film tersebut.
Sementara itu, laporan sebelumnya menyebut nasib film mendatang masih berada dalam ketidakpastian. The Wall Street Journal menulis belum ada naskah yang selesai, sementara studio Universal menginginkan anggaran lebih kecil. Ide yang dipertimbangkan meliputi pengurangan atau pemangkasan peran serta penggunaan lokasi lokal, sesuai pernyataan Diesel terkait kemungkinan kembali ke Los Angeles.
Diesel juga menanggapi spekulasi pembatalan melalui unggahan bernada misterius bersama Michelle Rodriguez, menulis: “Kreativitas adalah kunci segala hal. Ketika Anda mempertahankan integritas, hal lainnya mengikuti.”
Dalam unggahan lain, ia menyinggung “struktur korporasi dan siklus pengembangan” serta ikatan “tidak terpatahkan” yang “melampaui keputusan bisnis dan garis keuntungan”.
Ia menegaskan bahwa proyek yang sedang dibangun akan menghormati seluruh elemen yang dicintai penonton sekaligus membawa mereka ke arah baru.
Awal tahun ini, Diesel mengisyaratkan kemungkinan kembalinya karakter Brian O’Conner, yang diperankan mendiang Paul Walker, serta menyebut potensi rilis film pada April 2027.
Keterlibatan Dwayne Johnson juga masih belum pasti setelah sapaan dingin antara keduanya di Golden Globes tahun ini kembali memicu spekulasi hubungan mereka.
Apakah Ronaldo benar-benar akan tampil di layar lebar masih menunggu konfirmasi final. Namun, pengumuman Diesel dan meningkatnya perbincangan publik menunjukkan bahwa peluang tersebut lebih besar dibanding sebelumnya, dengan visual AI memberi gambaran seperti apa CR7 jika benar memasuki semesta Fast & Furious pada 2026.(NME/Marca)
Editor : Heri Sugiarto