Berdasarkan laporan box office internasional awal Januari 2026, film ketiga saga Avatar tersebut langsung mendominasi layar lebar global dan menjadi film dengan pendapatan tertinggi pada awal tahun 2026.
Di Indonesia, antusiasme penonton juga tercatat tinggi. Dalam tujuh hari penayangan, Avatar: Fire and Ash membukukan pendapatan sekitar Rp94 miliar, dengan tingkat keterisian bioskop dilaporkan tinggi di sejumlah kota besar.
Momentum libur Tahun Baru disebut menjadi faktor pendorong meningkatnya jumlah penonton, seiring minat masyarakat untuk menikmati film keluarga dengan format layar besar, termasuk IMAX.
Mengutip laporan Variety, sutradara James Cameron menyampaikan apresiasi atas sambutan penonton di berbagai negara sejak hari pertama penayangan.
“Kami sangat bangga melihat capaian ini di awal tahun. Ini membuktikan bahwa pengalaman menonton di bioskop tetap tidak tergantikan,” ujar James Cameron dalam wawancara resmi dengan Variety, awal Januari 2026.
Kesuksesan Avatar: Fire and Ash turut ditopang inovasi teknologi visual terbaru, termasuk pengembangan sistem motion capture yang menghadirkan detail ekspresi karakter Na’vi secara lebih realistis.
Hingga awal Januari 2026, pendapatan film ini masih terus bertambah dan diperkirakan akan bertahan di puncak box office global, seiring minimnya perilisan film blockbuster lain pada periode yang sama.(CR3)
Editor : Hendra Efison