PADEK.JAWAPOS.COM-Bantuan bagi korban musibah banjir dan tanah longsor dari Kabupaten Dharmasraya merupakan hasil gerakan gotong royong seluruh elemen di Dharmasraya.
Penegasan itu disampaikan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani kepada Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasko Ruseimy, di Rumah Dinas Wagub Sumbar.
“Ini bukan hanya gerakan pemerintah daerah. Ini adalah kolaborasi penuh masyarakat Dharmasraya, dunia usaha, instansi vertikal, nagari, organisasi sosial, sekolah, komunitas, semuanya bergerak bersama,” ujar Annisa.
Untuk mendukung proses pemulihan di lapangan, Pemkab Dharmasraya mengerahkan kekuatan besar, terdiri dari 55 relawan, termasuk 10 relawan kesehatan, serta mendirikan posko layanan di lokasi terdampak.
Pemkab juga mengirim satu unit ambulans, dua unit alat berat berikut operator, serta membuka dapur umum untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Bantuan dan relawan tersebut dikirimkan ke tiga titik prioritas bencana, yakni Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang dan Pelembayan, Kabupaten Agam.
Ketiga lokasi ini merupakan wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan percepatan penanganan, baik untuk membuka akses jalan, dukungan logistik, maupun pelayanan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Annisa menyampaikan total donasi yang berhasil dihimpun masyarakat Dharmasraya sejak 1 hingga 5 Desember 2025 mencapai Rp 541.167.369.
Selain bantuan uang tunai, juga terkumpul beragam logistik penting seperti 2.491 kilogram beras, 290 dus mi instan, 282 dus minyak goreng, roti, gula, air mineral, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan dasar lainnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemkab Dharmasraya dan seluruh masyarakatnya.
“Sekecil apa pun bantuan sangat berarti bagi masyarakat terdampak. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Dharmasraya atas kepedulian dan solidaritasnya,” kata Vasko.
Ia juga memberikan pujian khusus kepada Bupati Annisa dan Wakil Bupati Leli Arni yang dinilai berhasil menggerakkan potensi masyarakat Dharmasraya secara optimal.
“Masyarakat Dharmasraya beruntung punya pemimpin yang saling mengisi. Kekompakan Bupati Annisa dan Wakil Bupati Leli Arni ini menghadirkan gerakan bantuan yang besar dan terorganisir,” ujarnya.
Vasko mengungkapkan Bupati Annisa bahkan sudah menghubunginya jauh sebelum proses penyerahan bantuan berlangsung, untuk memastikan koordinasi berjalan baik dan bantuan dapat diprioritaskan dengan tepat.
“Beliau sudah bergerak dari awal. Pemerintah memang butuh waktu untuk mengoordinasikan seluruh potensi, dan hasilnya hari ini bisa kita lihat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Vasko kembali berpesan agar duo pemimpin Dharmasraya, yakni Bupati Annisa dan Wakil Bupati Leli Arni, selalu menjaga kekompakan dan komunikasi dalam memimpin daerah.
“Tetap kompak, saling berkomunikasi dengan baik. Dharmasraya membutuhkan pemimpin yang selaras agar masyarakat bisa merasakan hasilnya,” pesannya.
Penyampaian laporan donasi ini menandai komitmen kuat Dharmasraya dalam membantu percepatan pemulihan Sumbar.
Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak sesuai kebutuhan dan prioritas penanganan bencana di tingkat provinsi.
Penyampaian laporan tersebut disaksikan oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, Anggota DPRD Sumbar Varel Oriano, Anggota DPRD Dharmasraya Teddy Wallian, serta Penjabat Sekda Dharmasraya Jasman Dt. Bandaro Bendang. (ita)
Editor : Novitri Selvia