ISPA Dharmasraya Melonjak, 173 Kasus Tercatat dalam Tiga Hari

Zulfia Anita • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:35 WIB
Dinas Kesehatan membagikan masker kepada masyarakat sebagai salah satu langkah antisipasi ISPA di tengah kondisi udara yang belum sehat akibat kabut asap.
Dinas Kesehatan membagikan masker kepada masyarakat sebagai salah satu langkah antisipasi ISPA di tengah kondisi udara yang belum sehat akibat kabut asap.

PADEK.JAWAPOS.COM — Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Dharmasraya kembali meningkat. Dalam tiga hari terakhir, 13–15 September 2026, tercatat 173 kasus ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Devina, mengatakan kenaikan kasus terjadi secara bertahap sejak 13 September. Pada hari itu, tercatat 19 kasus ISPA.

Jumlah tersebut kemudian melonjak menjadi 73 kasus pada 14 September. Kenaikan kembali terjadi sehari berikutnya dengan 80 kasus ISPA tercatat pada 15 September.

Dengan tambahan 173 kasus dalam tiga hari tersebut, jumlah kasus ISPA di Dharmasraya sejak 25 Agustus hingga 15 September 2026 mencapai 1.654 kasus.

Yosta mengatakan kondisi kualitas udara yang masih belum sehat menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai masyarakat.

Paparan udara tercemar, terutama ketika kabut asap terjadi, dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

Karena itu, Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perlindungan diri, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.

Masyarakat diminta selalu menggunakan masker karena kondisi udara masih belum sehat dan dipengaruhi kabut asap.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel dan polutan yang terhirup.

“Masyarakat juga diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama jika mulai mengalami gejala gangguan pernapasan,” ujar Yosta.

Menurutnya, langkah pencegahan penting dilakukan karena peningkatan kasus ISPA kembali terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya akan terus memantau perkembangan kasus ISPA sebagai bagian dari upaya mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
kabut asap Dharmasraya kualitas udara Dharmasraya kasus ISPA Dharmasraya ISPA Dharmasraya Dinas Kesehatan Dharmasraya