Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kisah Fajar Rillah Vesky, Jurnalis Padek yang Meraih Suara Terbanyak meski Nomor Urut Buntut

Heri Sugiarto • Jumat, 8 Maret 2024 | 16:20 WIB

Fajar Rillah Vesky, jurnalis Padang Ekspres (Jawa Pos Group) yang terpilih menjadi anggota DPRD Limapuluh Kota pada Pemilu 2024. (Foto: Dok. Pri)
Fajar Rillah Vesky, jurnalis Padang Ekspres (Jawa Pos Group) yang terpilih menjadi anggota DPRD Limapuluh Kota pada Pemilu 2024. (Foto: Dok. Pri)
Fajar Rillah Vesky, jurnalis Padang Ekspres (Jawa Pos Group), mengukir sejarah baru dalam Pemilihan Legislatif di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Menjadi caleg dengan "nomor urut sepatu", bahkan paling buntut, dia justru membuat kejutan dengan meraup suara paling banyak di daerah pemilihannya.

Laporan Arfidel Ilham, Limapuluh Kota.

Berdasarkan Keputusan KPU Limapuluh Kota, Fajar Rillah Vesky yang biasa disapa Fajar berhasil meraih 3.768 suara sah pada Pemilu 2024, dan menjadikannya peraih suara terbanyak di Dapil Limapuluh Kota III, yang meliputi Kecamatan Luhak, Lareh Sago Halaban, dan Situjuah Limo Nagari.

Di Dapil Limapuluh Kota III ini, ada 68.834 warga yang terdaftar sebagai pemilih. Dengan jumlah kursi yang diperebutkan untuk pemilihan DPRD Limapuluh Kota sebanyak 8 kursi dan jumlah caleg yang berkompetisi sebanyak 128 orang, berasal dari 15 partai politik peserta Pemilu 2024.

Dari 8 kursi yang diperebutkan itu, kursi pertama di Dapil Limapuluh Kota III, dipastikan milik Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini meraup 9.673 suara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.768 suara diperoleh Fajar yang sampai saat ini masih tercatat sebagai Kepala Perwakilan Padang Ekspres Payakumbuh, Limapuluh Kota, dan Bukittinggi.

Pada Pemilu 2019 lalu, caleg peraih suara tertinggi di Dapil Limapuluh Kota III adalah Sastri Andiko Dt Putiah dari Partai Demokrat dengan jumlah 1.970 suara. Waktu itu, sosok yang disapa Riko itu maju dengan nomor urut 1. 

Sedangkan dari seluruh Dapil di Kabupaten Limapuluh Kota, perolehan suara Fajar berada pada peringkat kedua terbanyak setelah Doni Ikhlas, Ketua DPD Partai Golkar sekaligus putra kandung Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo. Doni Ikhlas meraih 4.249 suara.

Bedanya dengan Fajar, Doni Ikhlas yang maju di Dapil Limapuluh Kota V meliputi Kecamatan Suliki, Gunuang Omeh, dan Bukit Barisan, merupakan anggota DPRD incumbent dan kembali nyaleg dengan nomor urut 1. Sedangkan Fajar adalah caleg wajah baru di nomor urut paling bawah pula.

"Alhamdulillah. Berkat izin Allah SWT, berkat dukungan dari masyarakat, dan berkat kita bersama, kami memperoleh suara tertinggi di Dapil Limapuluh Kota III. Tentu saja, hasil Pemilu sementara dengan capaian hampir 3.800 suara ini merupakan sejarah baru," kata Fajar saat syukuran di Balai Wartawan Luak Limopuluah, pekan lalu.

Melawan Stigma Nomor Urut Sepatu

Fajar bukan nama yang asing di telinga masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Dalam kesehariannya, pria asal Situjuah Limo Nagari ini dikenal sebagai jurnalis senior di Padang Ekspres yang telah malang-melintang meliput berbagai peristiwa di kedua daerah tersebut.

Saat mencalonkan diri sebagai caleg dari Partai Golkar, Fajar mendapatkan nomor urut 8, yang sering disebut sebagai "nomor urut sepatu". Stigma negatif biasanya melekat pada nomor urut ini, karena dianggap kurang beruntung dan memiliki peluang kecil untuk lolos ke kursi parlemen.

Namun, Fajar tidak gentar. Ia tetap optimistis dan bekerja keras untuk meraih simpati masyarakat yang selama ini sebetulnya telah banyak kenal dan berinteraksi dengannya, termasuk para tokoh masyarakat. Ia turun ke pelosok nagari, bertemu dengan konstituen, dan mendengarkan aspirasi mereka.

Fajar menggunakan strategi jitu dalam kampanyenya. Ia memanfaatkan pengalamannya sebagai jurnalis untuk membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Ia juga aktif di media sosial dan menjalin hubungan yang dekat dengan para pemilih.

Kedekatan Fajar dengan masyarakat terbukti menjadi kunci kesuksesannya. Ia berhasil meraih 3.768 suara sah, menjadikannya peraih suara terbanyak di Dapil Limapuluh Kota III. Prestasi ini mengalahkan caleg-caleg lain yang banyak lebih berpengalaman dan memiliki nomor urut bagus.

Fajar menuturkan bahwa kemenangannya ini bukan karena kehebatan pribadi, melainkan hasil dari kerja keras tim, doa dan dukungan dari masyarakat.

"Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung saya. Kemenangan ini bukan milik saya pribadi, melainkan kemenangan rakyat," ujar Fajar dengan penuh haru, Jumat (8/3/2024).

Fajar yakin dan percaya, secara tertulis, mungkin ada kurang lebih 3.800 suara yang telah memberikan dukungan kepadanya.

"Tapi, selain suara ini, ada ratusan bahkan ribuan lainnya di berbagai penjuru negeri yang tak ikut memilih, tapi mengirim doa dan dukungan tulus kepada kami, memberi sokongan moral dan materil, serta menjaga situasi agar kondusif. Kepada mereka orang-orang baik ini, kami juga menyampaikan terimakasih," ujar Fajar.

Pemegang sertifikat Wartawan Utama dari Dewan Pers ini bermohon kepada semua pihak, untuk bersama-sama mengawal kemenangan rakyat ini.

"Mengingat proses pemilu masih akan sangat panjang, kami berharap tetap dibackup, dibantu, dibina dan ditunjuk ajari. Kok takalok tolong dijagoan, kok lupo tolong tetap diingek'an," ujar Fajar yang disebut-sebut bakal memimpin fraksi Golkar di DPRD karena pencapaian suaranya di pemilu.

Sementara itu, Dafi, 35, salah seorang warga Limapuluh Kota justru mengaku tidak terlalu terkejut dengan besarnya suara yang diraih Fajar.

"Selama ini meski tidak menjadi anggota dewan, tapi beliau telah banyak memperjuangkan aspirasi warga di Limapuluh Kota dan Payakumbuh lewat pemberitaannya yang dikenal kritis dan membangun. Dia juga dekat dengan banyak tokoh dan tidak sombong. Semoga setelah jadi dewan semakin kuat lagi perjuangannya untuk masyarakat dan Luak Limopuluah," ungkapnya.

Kisah inspiratif Fajar ini, menurut Dafi, menunjukkan bahwa dengan kerja keras, tekad, dan dukungan dari masyarakat, tidak ada yang mustahil jika kita selalu berbuat dengan ikhlas.

"Kegigihannya dalam memperjuangkan aspirasi rakyat patut menjadi contoh bagi generasi muda, bahwa siapapun bisa berkontribusi dan membuat perubahan positif bagi bangsa dan negara," imbuhnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Caleg Nomor Urut Sepatu #Jurnalis Padang Ekspres #Dapil Limapuluh Kota #Fajar Rillah Vesky #caleg terpilih 2024 2029 #dprd limapuluh kota