Remaja putri berusia 17 tahun yang menjadi peserta UTBK di Universitas Negeri Padang (UNP) ini, baru saja selesai menjalani operasi skoliosis pekan lalu. Ia harus menaiki kursi roda untuk mengikuti ujian.
Meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, Nadira tak menyerah untuk mengikuti UTBK. Ia tak ingin mimpinya untuk lolos masuk UNP dan menjadi dokter terhalang oleh kondisi kesehatan yang belum fit.
Kegigihan dan semangat juang lulusan SMA Negeri 1 Padang ini bisa menjadi teladan bagi para peserta UTBK SBMPTN lainnya.
Nadira terdaftar untuk mengikuti UTBK di Gedung PPG lantai 2. Kondisinya tak memungkinkan naik tangga. Untuk itu, dia mengabarkan kepada panitia empat hari sebelum ujian.Panitia UTBK UNP yang penuh kepedulian, tak tinggal diam. Mereka sigap membantu Nadira dengan menandu naik ke lantai 2 dan memastikan dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan aman.
Nadira sendiri sangat mengapresiasi pelayanan khusus yang diberikan oleh Panitia UTBK di Pusat UTBK UNP sehingga bisa naik ke lantai 2 sampai di ruangan ujiannya.
"Terimakasih kepada panitia yang ada di UNP karena bagus pelayanan panitianya," ungkap Nadira kepada tim Humas UNP.
Nadira tak hanya ingin lolos seleksi masuk pergurun tinggi idamannya, namun juga ingin membuktikan bahwa dia mampu meraih mimpi besarnya di kampus yang berada di Jalan Air Tawar, Kota Padang ini.
Koordinator Pelaksana UTBK UNP D Asrul Huda mengatakan, Nadira empat hari yang lalu sudah konfirmasi ke panitia terkait dengan kendala yang dialaminya untuk bisa mengikuti ujian.
"Kondisinya tidak bisa naik tangga, sehingga untuk kenyamanan dan keamanannya, panitia membantu Nadira untuk bisa naik ke lantai 2 dan sampai ke ruangan ujiannya," terang Asrul.
Kisah Nadira adalah pengingat bagi kita semua bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Mari kita dukung Nadira dan semua peserta UTBK lainnya dalam mewujudkan mimpi mereka!(*)