Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

TMMD ke-123 di Agam, Rumah Baru dan Harapan Baru untuk Keluarga Syamsir

Shyntia Aprizani • Senin, 17 Maret 2025 | 18:51 WIB

Samping kiri (Plh Pasiter Kodim 0304/Agam Chairul Muhammad, dan urutan kedua Syamsir, dan 2 anggota TMMD ke-123 di Agam, Minggu (16/3/2025). (Shyntia/ Padek)
Samping kiri (Plh Pasiter Kodim 0304/Agam Chairul Muhammad, dan urutan kedua Syamsir, dan 2 anggota TMMD ke-123 di Agam, Minggu (16/3/2025). (Shyntia/ Padek)
Jorong Koto Hilalang Nagari Balingka Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, di sinilah berdiri sebuah gubuk tua yang dihuni oleh Syamsir dan 9 orang anaknya dahulu.

Oleh: Shyntia Aprizani, Kabupaten Agam

Rumah yang ia tempati sudah sangat tua, berlantaikan tanah, serta atap yang selalu bocor setiap kali hujan turun. Di zaman yang serba modern ini, rumah seperti itu sudah sangat jarang ditemui. Namun, bagi Syamsir, meskipun rumahnya jauh dari kata layak, itulah tempat ia tinggal bersama keluarganya.

Kondisi rumah yang begitu memprihatinkan tidak membuat Syamsir menyerah. Ia tetap berusaha untuk mencari nafkah demi keluarganya, meski penghasilannya sebagai seorang petani tidak seberapa. Setiap harinya, uang yang ia dapatkan hanya cukup untuk membeli makan, dan setelah itu, sisa uang yang sedikit kembali habis. Mimpi untuk memiliki rumah yang indah dan layak huni pun semakin terasa jauh, terutama dengan kondisi ekonomi yang begitu sulit.

Meski demikian, ayah dari 9 orang anak ini tidak pernah kehilangan semangat. Ia percaya bahwa suatu saat nanti, takdir akan membawanya kepada jalan yang lebih baik. Ia tidak tahu bagaimana, tapi keyakinannya untuk terus berusaha tetap ada. Begitu besar harapan di dalam hatinya, terutama menjelang setiap Lebaran, ketika ia membayangkan betapa indahnya memiliki rumah yang layak untuk ditempati bersama keluarga.

Namun, takdir akhirnya berpihak padanya. Pada suatu hari yang tidak terduga, Syamsir mendapatkan kabar yang mengubah hidupnya. Ia terpilih sebagai salah satu penerima bantuan dari program TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Kodim 0304 Agam untuk rumahnya dibedah. Air mata pun mulai mengalir dari matanya yang sudah lama terbungkam oleh kesulitan hidup.

"Alhamdulillah, saya terpilih menjadi salah satu orang beruntung itu. Rumah saya yang bisa dikatakan sudah tidak layak huni, tapi mau bagaimana lagi, saya harus menerimanya karena itu adalah takdir. Meskipun sudah mencoba untuk menabung, namun uang yang ada hanya lepas makan saja sehabis itu hilang lagi, lalu menabung lagi, begitulah siklusnya," ungkap Syamsir dengan penuh haru.

Kebahagiaan yang ia rasakan tak terungkapkan. Rumah yang dulu ia pandang dengan rasa berat, kini akan dibedah dan dibangun menjadi tempat tinggal yang layak. Syamsir mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak TNI yang telah memilihnya. Ia merasa sangat beruntung dan tidak percaya bahwa impiannya untuk memiliki rumah yang baik akan segera terwujud.

"Saat ini saya sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah menjadikan saya salah satu orang yang beruntung. Hal yang paling membuat saya terharu adalah pada saat lebaran nanti, rumah saya sudah bagus dan tidak malu lagi untuk para tetangga datang ke rumah saya," ujarnya penuh haru. Syamsir merasa bahwa hidupnya akan berubah 180 derajat. Ia tidak lagi merasa terhina dengan kondisi rumahnya yang sudah rapuh.

Menurut Syamsir, TNI tidak hanya mempunyai peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetapi juga memiliki peran besar dalam membantu rakyat yang kesulitan. Bagi Syamsir, tindakan TNI yang membantu masyarakat seperti dirinya adalah suatu bentuk perhatian yang sangat luar biasa.

"Saya sangat berterima kasih. Saya tidak tahu lagi ingin mengatakan apa. Bagi saya, TNI bukan hanya pemersatu bangsa, tapi TNI juga bersama rakyat, membantu rakyat kecil seperti kami. Tidak terbayangkan oleh kami untuk menjadi salah satu orang yang paling beruntung dipertemukan dengan para TNI yang berjiwa malaikat seperti ini," ungkap Syamsir sambil berlinang air mata.

Bagi Syamsir, bantuan yang diberikan TNI adalah sebuah anugerah yang tak terhingga. Ia merasa tidak sendirian lagi dalam menghadapi kesulitan hidup. Kehadiran TNI bukan hanya sebagai penjaga negara, tetapi juga sebagai penyelamat bagi kehidupan orang-orang kecil seperti dirinya yang kadang merasa tak berdaya.

Bantuan yang diberikan oleh TNI melalui program TMMD ini menjadi sebuah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Bagi Syamsir, TNI tidak hanya berfokus pada urusan besar negara, tetapi juga sangat peduli terhadap nasib rakyat kecil yang sering terlupakan.

“Terima kasih sekali lagi kepada TNI. Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan. Semoga semakin banyak orang yang dibantu dan diberikan kesempatan untuk merasakan hidup yang lebih baik. Tidak hanya saya, tetapi banyak lagi orang yang berterima kasih atas bantuan ini," harap Syamsir dengan penuh keikhlasan.

Kini, Syamsir menunggu dengan penuh harap rumah barunya selesai dibangun. Ia tahu bahwa Lebaran 1446 Hijriyah nanti akan menjadi momen yang sangat istimewa. Hari itu, ia akan menyambut lebaran dengan kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Rumah baru yang layak akan menjadi hadiah terindah bagi dirinya dan keluarganya.

Namun, bagi Syamsir, lebih dari segalanya, bantuan ini mengajarkan satu hal yang sangat penting: bahwa di dunia ini, kebaikan masih ada dan bahwa Tuhan selalu memiliki cara untuk memberikan kebahagiaan, meskipun terkadang melalui jalan yang penuh rintangan.

Ketika dijumpai di rumah Syamsir, Plh. Pasiter Kodim 0304/Agam Chairul Muhammad mengungkapkan bahwa dalam TMMD kali ini dibangun dan direhab 5 titik rumah masyarakat yang tidak layak huni. Salah satunya adalah rumah bapak Syamsir.

“Dulu kondisinya rumah bapak ini dindingnya terbuat dari kayu ada bocor-bocor di sini kan dingin jadi angin-anginnya tentu masuk dari celah-celah bambu, lalu lantainya dari tanah, mck tidak ada, dapur juga tidak ada,” ungkapnya.

Sehingga berdasarkan pertimbangan yang ada, Syamsir terpilih sebagai salah sayu penerima bantuan RTLH bersama dengan 4 warga lainnya.

“Untuk 5 rumah itu adalah rumah pak Syamsir dan pak Nasrul yang berada di Jorong Koto Hilalang ini, Rahmat Jorong Subarak Nagari Balingka, Herman Jorong Parambatan, dan Burhan Jorong Koto Hilalang Nagari Balingka,” jelasnya.

Dalam TMMD ke-123 kali ini ia berharap masyarakat bersama-sama bisa merasakan bahagia dan kehangatan di lebaran tahun ini. “Rumah baru harapan baru untuk masyarakat,” tutupnya. (***)

Editor : Hendra Efison
#rumah tidak layak huni #Bedah rumah TNI #Lebaran rumah baru #Keluarga Syamsir #Rumah Baru dan Harapan Baru #TMMD ke 123 di Agam