Laporan Zikriniati – Pariaman
Meski begitu, Uum sempat diliputi kekhawatiran karena latar belakang ekonomi keluarganya yang kurang mampu, sehingga ia takut tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Namun, kekhawatiran itu mulai teratasi berkat perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kota Pariaman. Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengunjungi rumah Uum yang berada di Komplek Sekolah SMPN 4 Pariaman, dan berjanji akan membantu mencarikan solusi terkait biaya pendidikan Uum.
"Sebagai anak pertama dari pasangan Dahlan, penjaga sekolah di SMPN 4 Pariaman, Uum memang memiliki tantangan finansial untuk melanjutkan kuliah. Ayahnya hanya berpenghasilan sekitar Rp 700 ribu per bulan, yang jelas jauh dari cukup untuk biaya kuliah," ungkap Yota Balad.
Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Uum menunjukkan tekad dan kegigihan yang luar biasa. Ia berhasil lulus di program Kedokteran Hewan UNP melalui jalur SNBP, meski sempat khawatir tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayar.
"Sebelumnya, saya sangat khawatir karena orangtua saya tidak mampu membiayai pendidikan saya. Tapi setelah mendapat kabar dari Pak Wali, saya jadi lebih tenang. Beliau mengatakan ada solusi untuk masalah biaya kuliah saya," ujar Uum dengan senyum lega.
Yota Balad didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Hertati Taher, menjelaskan bahwa Pemko Pariaman akan mencarikan solusi bagi Uum.
Ia juga menambahkan bahwa Uum telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang berpotensi mendapat beasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah pusat. Dengan KIP, Uum tidak hanya bisa bebas dari biaya kuliah, tapi juga mendapatkan uang saku untuk kebutuhan sehari-hari.
"Insya Allah, jika Uum mendapatkan KIP, maka masalah biaya kuliah akan teratasi. Yang terpenting adalah Uum tetap semangat untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-citanya. Pemko Pariaman akan selalu memberikan dukungan," tutur Yota.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Yota Balad juga menyerahkan bantuan pribadi berupa uang tunai kepada Uum untuk membantu biaya hidupnya saat memulai perkuliahan. Ia berharap bantuan tersebut bisa memberi semangat lebih bagi Uum untuk tetap berjuang meraih cita-cita, sehingga dapat mengangkat derajat keluarganya.
"Semoga bantuan ini bisa membantu sedikit meringankan beban, dan Uum bisa fokus belajar untuk mencapai impian menjadi seorang dokter hewan. Jangan pernah berhenti berusaha, karena setiap masalah pasti ada solusinya," ujar Yota Balad.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pariaman dan semangat yang tak pernah padam, Uum kini dapat memulai langkah baru dalam perjalanan pendidikannya tanpa rasa khawatir akan biaya yang menghalangi impiannya.(***)
Editor : Hendra Efison