Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kisah Jumaroh dari Bantar Gebang: Dulu Sering Lapar, Kini Belajar dan Makan Teratur di Sekolah Rakyat

Rommy Delfiano • Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:35 WIB

Jumaroh, siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi asal Bantar Gebang, kini bisa belajar dan makan teratur berkat program pendidikan gratis yang diinisiasi Prabowo Subianto.(Foto: PCO)
Jumaroh, siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi asal Bantar Gebang, kini bisa belajar dan makan teratur berkat program pendidikan gratis yang diinisiasi Prabowo Subianto.(Foto: PCO)
PADEK.JAWAPOS.COM-Dulu, Jumaroh, 15, kerap melewatkan waktu makan karena keterbatasan ekonomi keluarganya. Kini, siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi itu dapat belajar dan makan teratur berkat program pendidikan gratis yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.

Program Sekolah Rakyat hadir dengan sistem asrama dan fasilitas lengkap yang seluruhnya ditanggung pemerintah, mulai dari tempat tinggal, ruang belajar, hingga makan sehari-hari.

Bagi Jumaroh, anak bungsu dari empat bersaudara yang orang tuanya bekerja sebagai pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, kesempatan ini menjadi titik balik dalam hidupnya.

“Aku kayaknya enggak bakal ngelanjutin sekolah, karena kekurangan biaya juga. Kan mama aku kerjanya pemulung,” tutur Jumaroh saat ditemui di SRMA 13 Bekasi, pekan ini.

Fasilitas Lengkap dan Lingkungan Positif

Jumaroh mengaku terkesan dengan fasilitas di sekolah barunya. Gedung besar, ruang kelas modern, laboratorium, perpustakaan, dan lapangan olahraga menjadi bagian dari keseharian para siswa di SRMA 13 Bekasi.

“Kayak seneng banget, gede banget ya Allah, Masya Allah,” ujarnya sambil tersenyum kagum.

Tinggal di asrama membuat Jumaroh lebih mandiri. Ia terbiasa mengatur waktu belajar, menjaga kebersihan kamar, dan mengikuti jadwal makan yang teratur—sesuatu yang dulu jarang ia rasakan.

“Dulu aku tuh kayak orangnya males gitu. Terus di sini disiplin. Di sini juga aku makan teratur. Dulu tuh makan cuma sekali, kadang dua kali. Di sini aku makan tiga kali,” ceritanya.

Cita-Cita dan Harapan

Jumaroh bercita-cita menjadi atlet pencak silat dan ilmuwan biologi. Ia berharap pendidikan di Sekolah Rakyat bisa menjadi jalan untuk mengangkat derajat keluarganya dan membanggakan orang tua.

“Orangtua aku harapannya pengin aku tuh berguna bagi orang-orang di luar. Terus orangtua aku juga mau aku jadi anak perempuan satu-satunya yang bisa kuliah tinggi,” ucapnya penuh semangat.

Jumaroh juga menyampaikan pesan haru untuk keluarganya di rumah.

“Sehat selalu buat kalian di rumah, terima kasih dari aku. Jumaroh di sini bakalan rajin belajar buat buktiin ke kalian kalau Jumaroh bisa sukses,” katanya.

Ucapan Terima Kasih

Di akhir perbincangan, Jumaroh menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan belajar yang ia dapatkan melalui program Sekolah Rakyat.

“Terima kasih, Bapak Prabowo Subianto. Karena program Sekolah Rakyat, saya, Jumaroh, anak dari Bantar Gebang, punya harapan. Aku bisa belajar tanpa lelah, bermimpi tanpa batas,” tutupnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#bantar gebang #Jumaroh #SRMA 13 Bekasi #prabowo subianto #pendidikan gratis #Sekolah Rakyat