Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Menikah Adat Sunda, Resepsi Adat Minang: Perpaduan Budaya Ivana dan Mukhty

Heri Sugiarto • Kamis, 11 Juli 2024 | 11:26 WIB
Ivana Astrilia dan Mukhty Hadirun Effendy melangsungkan pernikahan di Graha Mekarwangi Bandung pada hari Minggu, 7 Juli 2024. (Foto: Dok. Rezki Rifai)
Ivana Astrilia dan Mukhty Hadirun Effendy melangsungkan pernikahan di Graha Mekarwangi Bandung pada hari Minggu, 7 Juli 2024. (Foto: Dok. Rezki Rifai)
Oleh: Rezki Rifai, Pengurus Gebu Minang/ Ketua Umum HIMA Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.

Ivana Astrilia dan Mukhty Hadirun Effendy melangsungkan pernikahan adat yang istimewa di Graha Mekarwangi Bandung pada hari Minggu, 7 Juli 2024.

Pernikahan mereka sarat makna dengan perpaduan dua budaya, yaitu adat Sunda untuk akad nikah dan adat Minang untuk resepsi.

Ivana, yang merupakan sepupu penulis, secara adat tidak memiliki suku karena ayahnya berasal dari Koto Marapak IV Angkek Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sedangkan ibunya dari Jawa Tengah. Sementara Mukhty adalah asli Sunda, Jawa Barat.

Meski secara adat tidak mewakili salah satu suku, yaitu Minang yang matrilineal dan Jawa yang patrilineal, Ivana tetap menunjukkan penghormatannya kepada budaya Minang dengan mengenakan suntiang dan baju adat Minang berwarna hijau saat resepsi.

Sebelumnya, pada prosesi akad nikah, pasangan ini melaksanakannya dengan adat Sunda lengkap dengan semua tradisinya.

Penasihat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sekjen DPP Gebu Minang dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia 2016-2019, Yuliandre Darwis hadir sebagai saksi pernikahan.

Suasana Minang semakin terasa kental dengan kehadiran tamu undangan yang memberikan ucapan selamat, di antaranya Andrinof A Chaniago, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI 2014-2015; Andre Rosiade, anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Gerindra; Alex Indra Lukman, Ketua DPD PDIP Sumbar; Buya Mahyeldi, Gubernur Sumbar; Audy Joinaldy, Wagub Sumbar; dan Benny Dwifa Yuswir, Bupati Sijunjung.

Pernikahan yang menggabungkan dua adat ini diharapkan penulis dapat menyatukan tidak hanya dua keluarga, juga dua suku besar dan berpengaruh di Indonesia.

Penulis pun mengucapkan selamat kepada Ivana dan Mukhty, semoga pernikahan mereka penuh dengan kebahagiaan dan keharmonisan. Sakinah, Mawaddah, Warrahmah.

Pernikahan Ivana dan Mukhty menunjukkan keindahan perpaduan budaya dalam satu ikatan cinta.

Hal ini menjadi inspirasi bagi kita untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan budaya, demi terjalinnya persatuan dan kesatuan bangsa.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#akad nikah #sunda #Mukhty Hadirun Effendy #Rezki Rifai #minang #Resepsi #budaya #Ivana Astrilia #tradisi #pernikahan