Ketika memilih karier, penting untuk mempertimbangkan jadwal, lokasi kerja, dan gaji yang kamu inginkan, serta industri apa yang dapat mengakomodasi preferensi tersebut.
Keseimbangan yang sehat antara aspirasi kerja dan prioritas kehidupan akan membantu kamu merasa lebih bahagia, puas, dan mengurangi stres.
Lantas, bagaimana mencapai work life balance di masa skearang? Berikut ulasannya, seperti yang dikutip dari laman Indeed pada Jumat (6/12/2024).
Apa itu Work Life Balance?
Work life balance atau keseimbangan kerja dan hidup yang sehat adalah kemampuan untuk mencapai tujuan profesional sambil tetap memiliki waktu dan energi untuk menjalani kehidupan pribadi yang memuaskan, yang melibatkan keluarga, teman, hobi, atau waktu untuk diri sendiri.
Pada akhirnya, keseimbangan kerja dan hidup yang sehat bermakna bahwa kamu memiliki waktu dan ruang untuk memenuhi prioritas pribadi dan profesional yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas.
Mengapa Work Life Balance itu Penting?
Memiliki keseimbangan kerja dan hidup yang sehat dapat memberimu rasa kendali dalam mencapai tujuan pekerjaan dan kehidupan.
Hal inilah yang membantu kamu merasa lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih puas dalam kariermu. Keseimbangan ini juga dapat meningkatkan produktivitas dan memperbaiki kualitas hubungan, baik di tempat kerja maupun di rumah.
Cara Mencapai Work Life Balance
1. Batasi Perfeksionisme
Penting untuk memahami perbedaan antara bekerja keras dan berusaha mencapai kesempurnaan.
Kamu mungkin akan mencapai keunggulan dalam pekerjaan sambil tetap menjaga kebutuhan keluarga dan kehidupan pribadi, daripada mencoba mencapai kesempurnaan.
Memaksakan diri untuk memenuhi tujuan yang tidak realistis di tempat kerja justri bisa kontraproduktif dan membuat kamu kesulitan memenuhi tenggat waktu.
2. Pisahkan Tugas dan Proyek di Tempat Kerja
Dengan kemajuan teknologi dan semakin banyaknya pilihan kerja jarak jauh, terkadang sulit untuk memutuskan hubungan dengan pekerjaan saat waktu rehat tiba.
Oleh karena itu, sangat penting menetapkan dan mengikuti batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi. Misalnya, jangan memeriksa email setelah jam kerja kamu berakhir.
3. Lakukan Hobimu
Banyak orang mendefinisikan diri mereka dengan pekerjaan yang mereka lakukan, tetapi memiliki minat dan hobi juga sama pentingnya.
Cobalah untuk mengingat bagaimana kamu mendefinisikan dirimu sebelum memiliki posisi ini dan luangkanlah waktu dalam jadwalmu untuk kegiatan yang kamu sukai.
Misalnya, jika kamu suka membaca, jadwalkan waktu khusus untuk membaca buku favorit. Jika kamu menyukai memancing, tentukan waktu setiap minggu untuk melakukan hobi tersebut.
4. Perhatikan Kesehatanmu
Ketika kamu sehat secara fisik dan emosional dalam kehidupan pribadi, kemungkinan besar kamu akan merasa sama dalam kehidupan profesional.
Dengan melakukan langkah-langkah sederhana menjaga kesejahteraan, seperti makan teratur dengan pola makan sehat, berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, dan memiliki waktu bermeditasi, kamu akan merasa sehat secara fisik dan mental. Hal ini penting untuk peningkatan motivasi dan produktivitas.
5. Cintai Kariermu
Ketika kamu menyukai pekerjaan yang kamu lakukan, kemungkinan besar kamu akan merasa bahagia di tempat kerja.
Memiliki karier yang kamu cintai juga dapat membantu kamu merasa lebih termotivasi dan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien.
Evaluasilah apakah kamu menikmati bidang dan posisimu saat ini. Bila tidak, cobalah pikirkan apa yang sebaiknya bisa kamu lakukan.
Pertimbangkan hobi, keterampilan dan pengalaman yang dapat kamu lakukan, serta pikirkan bagaimana kamu bisa beralih ke karier yang lebih kamu minati.
6. Luangkan Waktu untuk Orang-orang Tercinta
Salah satu cara terbaik untuk memastikan keseimbangan kerja dan hidup yang sehat adalah dengan meluangkan waktu untuk orang-orang penting dalam hidupmu.
Baik itu keluarga, teman, atau pasanganmu, sangat penting untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang yang mendukung, mencintai, dan peduli terhadap kesejahteraanmu secara keseluruhan.
Usahakan untuk menjadikan waktu bersama mereka sebagai prioritas dan pastikan waktu tersebut bebas dari gangguan pekerjaan. (*)
Editor : Adetio Purtama