Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

12 Kesalahan dalam Hubungan yang Sering Dianggap Wajar, Padahal Berbahaya

Suci Kurnia Putri • Kamis, 20 Februari 2025 | 11:27 WIB

Ilustrasi pasangan sedang bertengkar.
Ilustrasi pasangan sedang bertengkar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Dalam hubungan, banyak kebiasaan yang dianggap normal karena sering terjadi di sekitar kita. Padahal, beberapa di antaranya justru beracun dan bisa merusak hubungan secara perlahan.

Jika dibiarkan, kesalahan-kesalahan ini dapat menyebabkan ketidakbahagiaan, bahkan perpisahan.

Dikutip dari laman The Sense Hub pada Kamis (20/2/25), berikut adalah 12 kesalahan dalam hubungan yang sering dianggap wajar, padahal sebenarnya berbahaya.

  1. Memainkan Permainan Psikologis dengan Pasangan

Bersikap manipulatif, seperti sengaja membuat pasangan cemburu atau memberikan silent treatment, sering dianggap wajar dalam hubungan.

Padahal, ini adalah bentuk manipulasi emosional yang bisa merusak kepercayaan dan komunikasi. Hubungan sehat dibangun dengan kejujuran, bukan permainan pikiran.

  1. Menganggap Cemburu sebagai Tanda Cinta

Kecemburuan sering kali dianggap sebagai tanda cinta, padahal sebenarnya bisa menunjukkan rasa tidak aman dan kurangnya kepercayaan. Jika tidak dikendalikan, kecemburuan dapat berubah menjadi sikap posesif yang membatasi kebebasan pasangan.

  1. Berpikir bahwa Pertengkaran Berulang adalah Hal Normal

Bertengkar sesekali itu wajar, tetapi jika setiap interaksi penuh drama dan konflik, itu pertanda ada yang tidak sehat. Hubungan yang baik harusnya dipenuhi dengan komunikasi yang baik, bukan perdebatan tanpa solusi.

  1. Mengorbankan Kebahagiaan Demi Pasangan

Mendukung pasangan memang penting, tetapi jika kamu selalu mengorbankan kebahagiaanmu sendiri demi menyenangkan pasangan, hubungan bisa menjadi tidak seimbang. Hubungan sehat adalah tentang saling mendukung, bukan hanya salah satu pihak yang berkorban.

  1. Mengandalkan Pasangan untuk Selalu Membahagiakanmu

Pasangan memang bisa menjadi sumber kebahagiaan, tetapi menuntut mereka untuk selalu membuatmu bahagia adalah beban yang tidak adil. Kebahagiaan sejati datang dari dalam diri sendiri, bukan hanya dari hubungan.

  1. Tetap Bertahan dalam Hubungan karena Takut Sendiri

Banyak orang bertahan dalam hubungan yang tidak sehat karena takut sendirian. Padahal, lebih baik sendiri daripada berada dalam hubungan yang tidak membuatmu bahagia.

Kesepian bisa diatasi dengan membangun koneksi dengan teman dan keluarga, bukan dengan bertahan di hubungan yang buruk.

  1. Membuat Alasan untuk Perilaku Buruk Pasangan

Baca Juga: 7 Alasan Orang Diam saat Rapat Meski Punya Ide Brilian, Jangan Biarkan Ini Terjadi Padamu!

Jika pasangan sering berbohong, tidak menghargaimu, atau memperlakukanmu dengan buruk, jangan mencari alasan untuk membenarkan tindakan mereka.

Setiap orang bertanggung jawab atas perilakunya sendiri, dan kamu tidak harus menerima perlakuan yang tidak layak.

  1. Mengabaikan Kebutuhan dan Batasan Diri

Banyak orang takut mengungkapkan kebutuhan mereka dalam hubungan karena takut dianggap egois. Padahal, batasan itu penting untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan emosional dalam hubungan.

Tidak ada yang salah dengan mengatakan "tidak" dan memperjuangkan kebutuhanmu sendiri.

  1. Menggunakan Media Sosial untuk Memanipulasi Pasangan

Memposting sesuatu hanya untuk membuat pasangan cemburu atau membalas dendam adalah tindakan yang tidak sehat.

Masalah dalam hubungan harus diselesaikan dengan komunikasi langsung, bukan dengan cara pasif-agresif di media sosial.

  1. Menganggap Hubungan Harus Selalu Penuh Romantisme

Banyak orang percaya bahwa hubungan yang baik harus selalu penuh dengan kejutan romantis dan momen spesial.

Padahal, hubungan sehat lebih dari sekadar momen romantis sesekali. Yang lebih penting adalah dukungan, rasa hormat, dan kebersamaan dalam keseharian.

  1. Membandingkan Hubungan dengan Orang Lain

Melihat pasangan lain di media sosial dan berpikir bahwa hubungan mereka lebih baik adalah kebiasaan berbahaya. Setiap hubungan memiliki dinamika sendiri, dan apa yang terlihat sempurna di luar belum tentu sama di balik layar. Fokuslah pada hubunganmu sendiri, bukan pada standar yang tidak realistis.

  1. Mengabaikan Red Flags di Awal Hubungan

Ketika baru menjalin hubungan, kita sering mengabaikan tanda-tanda bahaya (red flags) karena terlalu terbuai perasaan cinta. Namun, perilaku seperti sikap mengontrol, ketidakjujuran, atau kurangnya empati tidak boleh diabaikan.

Jangan menunggu sampai semuanya memburuk untuk menyadari bahwa hubungan itu tidak sehat. Banyak kesalahan dalam hubungan yang sering dianggap wajar, padahal sebenarnya berbahaya dan bisa merusak hubungan dalam jangka panjang.

Menjalin hubungan yang sehat berarti memiliki komunikasi yang baik, kepercayaan, dan keseimbangan dalam memberi dan menerima. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Kesalahan #hubungan