Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada! Ini 7 Tanda Seseorang Tidak Pernah Mau Mengakui Kesalahan, Menurut Psikologi

Suci Kurnia Putri • Kamis, 3 Juli 2025 | 21:42 WIB

(Canva.com/Polina Zimmerman)
(Canva.com/Polina Zimmerman)
PADEK.JAWAPOS.COM — Mengakui kesalahan memang tidak mudah. Dibutuhkan keberanian, kedewasaan, dan kesadaran diri yang tinggi.

Tapi kamu pasti pernah bertemu orang yang apa pun yang terjadi, meskipun jelas-jelas salah, tidak akan pernah mau mengakuinya.

Menurut psikologi, perilaku ini bukan sekadar keras kepala atau ego tinggi. Ada alasan mendalam dan pola tertentu yang membuat seseorang menolak bertanggung jawab atas kesalahannya.

Mengetahui pola-pola ini bisa membantumu menghadapi mereka dengan lebih bijak, tanpa perlu ikut terseret dalam drama yang melelahkan.

Dikutip dari laman Personal Branding Blog pada Kamis (3/7/25), berikut tujuh perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang-orang yang tidak pernah mau mengakui kesalahan menurut psikologi.

1. Mereka Ahli Mengalihkan Kesalahan

Mereka akan selalu punya cara untuk menyalahkan orang lain, teman, keluarga, bahkan situasi. Ini bukan hanya tentang menghindari tanggung jawab, tapi juga usaha mempertahankan citra diri mereka.

Mereka merasa lebih aman dengan menyalahkan orang lain daripada menghadapi kenyataan bahwa mereka juga bisa salah. Dan sayangnya, kamu bisa jadi korban pelampiasannya.

2. Mereka Selalu Punya Jawaban untuk Segalanya

Apa pun yang kamu katakan, mereka akan membantahnya. Mereka punya pembelaan atas semua tindakannya, meskipun logika mereka kacau. Orang seperti ini tidak sedang berdiskusi untuk berkembang, tapi sedang berusaha menang.

Berargumen dengan mereka seperti berjalan dalam lingkaran, melelahkan dan tidak pernah sampai ke tujuan.

3. Mereka Sangat Kritis pada Orang Lain

Menariknya, mereka bisa sangat cepat menilai dan menunjukkan kesalahan orang lain, tapi menutup mata terhadap kesalahan sendiri. Ini adalah mekanisme pertahanan: menyerang duluan agar tidak diserang.

Mereka merasa lebih baik dengan menjatuhkan orang lain, bukan dengan membenahi diri.

4. Mereka Mengalami Bias Konfirmasi

Orang seperti ini cenderung hanya percaya pada informasi yang sesuai dengan pendapat mereka. Bukti yang berlawanan? Akan mereka abaikan begitu saja.

Ini membuat mereka sulit berkembang, karena mereka hanya hidup dalam gelembung pemikirannya sendiri.

5. Mereka Menolak Perubahan

Mengakui salah artinya harus berubah. Dan bagi mereka, perubahan berarti keluar dari zona nyaman.

Daripada mengakui kesalahan dan beradaptasi, mereka memilih tetap pada cara lama yang sebenarnya sudah tidak relevan.

6. Mereka Memamerkan Kepercayaan Diri Palsu

Sekilas, mereka tampak percaya diri. Tapi sebenarnya, itu adalah tameng untuk menutupi rasa tidak aman.

Orang yang benar-benar percaya diri tidak takut untuk salah, karena mereka tahu bahwa salah adalah bagian dari belajar dan tumbuh.

7. Mereka Kesulitan Berempati

Empati berarti bisa melihat dari sudut pandang orang lain. Tapi orang yang tidak pernah mau mengakui kesalahan sering gagal dalam hal ini.

Mereka tidak bisa merasakan dampak dari tindakannya terhadap orang lain, karena fokus mereka hanya pada pembenaran diri.

Berhadapan dengan orang yang selalu merasa benar bisa sangat menguras tenaga. Tapi memahami pola pikir mereka bisa membuat kamu lebih tenang dan tidak mudah terpancing.

Mengakui kesalahan bukan tanda kelemahan, tapi tanda kekuatan batin. Karena dari situlah pertumbuhan dimulai. (*)

Editor : Hendra Efison
#Tanda Seseorang Tidak Pernah Mau Mengakui Kesalahan #Menurut Psikologi #waspada