Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

7 Tanda Pria Belum Dewasa Secara Emosional yang Sering Diabaikan, Menurut Psikologi

Suci Kurnia Putri • Minggu, 3 Agustus 2025 | 10:55 WIB

(Canva.com/SHOTPRIME)
(Canva.com/SHOTPRIME)
PADEK.JAWAPOS.COM — Kedewasaan emosional bukan soal usia, jabatan, atau kemampuanmu menjelaskan masa lalu dalam kalimat yang indah. Menurut psikologi, kedewasaan emosional lebih dalam dari sekadar paham soal emosi.

Ini tentang bagaimana kamu merasakan, memproses, dan merespons emosi, baik emosimu sendiri maupun orang lain, tanpa lari, membela diri, atau mendominasi.

Dikutip dari laman The Vessel pada Minggu (3/8/25), sayangnya, banyak pria yang belum dewasa secara emosional, meski secara luar tampak matang.

Bahkan, mungkin tanpa sadar kamu atau orang di sekitarmu sedang hidup dengan ketujuh tanda ini.

1. Sulit Menerima Emosi Orang Lain

Saat pasanganmu marah atau sedih, apakah kamu langsung merasa diserang dan buru-buru membela diri? Ini bukan soal benar atau salah.

Pria yang belum dewasa secara emosional cenderung menghindari ketidaknyamanan emosi dengan cara membantah, mengecilkan, atau mengalihkan.

2. Takut Komitmen Emosional

Kamu mungkin bersemangat di awal hubungan, tapi mulai menghindar saat hubungan masuk ke fase yang lebih dalam dan menuntut kehadiran emosional.

Ketakutan ini sering disamarkan sebagai alasan logis: perbedaan visi, timing yang salah, atau kesibukan.

3. Berpura-Pura Terbuka Secara Emosional

Kamu bisa bicara tentang trauma masa kecil atau luka batinmu dengan lancar. Tapi sayangnya, itu hanya terjadi di kepala, bukan dari hati. Ini disebut kerentanan performatif, terlihat emosional, tapi sebenarnya tidak sungguh-sungguh membuka diri.

Kamu terlihat paham, tapi tidak betul-betul hadir saat dibutuhkan secara emosional.

4. Hubungan Sosial yang Dangkal

Kamu punya banyak teman, tapi tidak ada satu pun yang benar-benar tahu isi hatimu. Kamu nyaman bicara soal kerjaan, hobi, atau bola, tapi sulit mengutarakan rasa cemas, takut, atau sedih.

Kedewasaan emosional butuh ruang untuk koneksi yang jujur, bukan hanya aktivitas bersama.

5. Menghindari Konflik atau Meledak Saat Bertengkar

Konflik adalah bagian dari hubungan yang sehat. Tapi pria yang belum dewasa secara emosional akan cenderung kabur saat terjadi pertengkaran, atau justru meledak dan merusak segalanya.

Mereka belum belajar cara memperbaiki hubungan tanpa merasa terancam secara ego atau harga diri.

6. Menjadi Penyelamat Orang Lain, Tapi Tidak Pernah Menolong Diri Sendiri

Kamu mungkin senang membantu, memberi saran, atau menjadi orang yang kuat bagi orang lain. Tapi kadang, ini hanya bentuk pelarian dari menghadapi luka dan kebutuhan emosionalmu sendiri.

Ketika kamu lebih fokus memperbaiki orang lain daripada menyembuhkan diri, kamu sedang memproyeksikan apa yang tidak kamu sadari.

7. Gagal Menyeimbangkan Kekuatan dan Kerentanan

Banyak pria tersesat antara dua ekstrem: terlalu keras dan tertutup, atau terlalu lembut tapi tidak punya batasan. Kematangan emosional justru terletak pada kemampuan menyeimbangkan keduanya.

Kamu bisa tegas tanpa kasar, bisa lembut tanpa kehilangan keutuhan diri.

Kedewasaan emosional bukan tentang jadi sempurna, tapi soal mau hadir, utuh, apa adanya, dan berani menghadapi rasa takutmu sendiri.

Kalau kamu merasa punya beberapa tanda di atas, itu bukan akhir dunia. Justru itu langkah awal untuk tumbuh. (*)

Editor : Hendra Efison
#Menurut Psikologi #Belum Dewasa Secara Emosional #7 Tanda Pria Belum Dewasa