Baik untuk pelari trail yang mengejar catatan waktu, penggemar latihan beban yang fokus pada progres, maupun pengguna yang hanya memerlukan pengingat untuk bergerak lebih sering, tersedia berbagai model yang dapat dipilih.
Mulai dari perangkat pergelangan tangan hingga cincin pintar yang nyaris tak terasa saat digunakan, ragam pilihan pelacak kebugaran terus berkembang.
Berikut lima rekomendasi pelacak kebugaran terbaik 2025 untuk membantu menjaga kesehatan, memantau aktivitas, dan mencapai target kebugaran secara efektif.
- Fitbit Charge 6
Fitbit Charge 6 dibanderol sekitar Rp2,6 juta dan tetap menjadi salah satu pelacak kebugaran unggulan dari sisi harga, kenyamanan, dan fitur.
Kompatibel dengan iOS dan Android, perangkat ini menghadirkan navigasi Google Maps, pembayaran melalui Google Wallet, dan kontrol musik via YouTube Music Premium langsung dari pergelangan tangan.
Fitur kesehatan mencakup pemantauan detak jantung 24 jam, EKG, dan pelacakan tidur akurat. Daya tahan baterai mencapai lebih dari seminggu, dengan GPS yang lebih presisi serta deteksi olahraga otomatis. Beberapa fitur lanjutan tersedia melalui layanan Fitbit Premium berbayar sekitar Rp160 ribu per bulan.
- Garmin Vivoactive 6
Dibanderol sekitar Rp4,9 juta, Garmin Vivoactive 6 menawarkan layar AMOLED cerah dan tajam yang mudah dibaca di bawah sinar matahari. Perangkat ini dilengkapi konektivitas satelit untuk pelacakan lokasi presisi, cocok bagi lari jarak jauh dan aktivitas luar ruangan.
Fitur kesehatan mencakup pemantauan detak jantung, pelacakan tidur, dan pengukur kadar oksigen darah. Algoritma Morning Report memberikan ringkasan kondisi harian, sementara Body Battery memperkirakan tingkat energi tubuh.
Layanan Connect+ berbayar sekitar Rp1,1 juta per tahun menyediakan fitur tambahan, namun aplikasi Garmin Connect versi gratis sudah mencukupi kebutuhan umum.
- Oura Ring 4
Oura Ring 4, berharga Rp4,8 juta – Rp5 juta, adalah cincin pintar dengan desain tipis dan ringan yang cocok digunakan sepanjang hari maupun saat tidur. Dilengkapi sensor untuk pelacakan tidur mendetail, pemantauan suhu kulit, dan analisis tingkat aktivitas harian.
Fitur eksperimental seperti Meals, yang menganalisis kebiasaan makan dengan AI, dan Symptom Radar, yang mendeteksi tanda awal penyakit, menjadi nilai tambah.
Integrasi dengan Dexcom Stelo memungkinkan pemantauan glukosa real-time. Akses fitur premium memerlukan langganan sekitar Rp100 ribu per bulan.
- Whoop MG
Whoop MG tersedia melalui model berlangganan Rp5,7 juta per tahun (setara $359), termasuk perangkat sensor gratis dan akses ke fitur kesehatan canggih. Metrik yang dipantau meliputi tekanan darah, EKG, dan indikator kesehatan lainnya.
Desainnya memungkinkan perangkat diselipkan pada pakaian atau aksesori tanpa terlihat. Fitur Healthspan mengukur kualitas kesehatan keseluruhan, sedangkan Pace of Aging menilai dampak gaya hidup terhadap penuaan biologis. Pengukuran tekanan darah memerlukan kalibrasi awal untuk akurasi optimal.
- Dexcom Stelo
Dexcom Stelo merupakan monitor glukosa kontinu (CGM) dalam bentuk sensor kecil yang ditempelkan pada lengan. Perangkat ini memberikan pembacaan kadar glukosa real-time dan terintegrasi dengan Oura Ring serta Apple Health.
Aplikasi pendampingnya sederhana dan mudah digunakan, dilengkapi peringatan lonjakan glukosa akibat makanan, stres, atau faktor lain.
Fitur ini bermanfaat bagi penderita pradiabetes dan atlet yang ingin mengoptimalkan pola makan. Dibandingkan kompetitor seperti Abbott Lingo, Stelo menawarkan proses pemantauan lebih praktis.
Kelima perangkat ini menghadirkan fitur yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pemantauan dasar hingga analisis kesehatan lanjutan.
Dengan beragam pilihan desain dan harga, pengguna dapat memilih pelacak kebugaran yang sesuai dengan tujuan kesehatan dan gaya hidup masing-masing. (Imam Syaputra/mg8)
Editor : Hendra Efison