PADEK.JAWAPOS.COM — Perasaan kosong bisa muncul sebagai kesepian, kebingungan terhadap hidup, kehilangan motivasi, atau perasaan seperti tidak memiliki tujuan. Kondisi ini cukup umum dan tidak selalu berarti seseorang mengalami depresi.
Psych Central menjelaskan, rasa kosong dapat berlangsung beberapa hari lalu mereda. Namun, jika bertahan selama dua minggu atau lebih, kondisi tersebut perlu diperhatikan dan dapat dibicarakan dengan tenaga profesional kesehatan mental.
Mengapa Seseorang Bisa Merasa Kosong?
Penyebabnya beragam, mulai dari perubahan hormon, kehilangan pekerjaan, pengalaman kehilangan, hingga situasi hidup yang membuat seseorang kembali mempertanyakan dirinya.
Rasa kosong juga dapat muncul ketika seseorang kehilangan hubungan dengan dirinya sendiri.
Tidak memiliki tujuan atau gambaran tentang orang seperti apa yang ingin menjadi dirinya dapat membuat hidup terasa tanpa arah.
Pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan, seperti kehilangan atau pengalaman menyakitkan sejak kecil, juga dapat memengaruhi kondisi tersebut.
Selain itu, terlalu lama mengabaikan kebutuhan diri demi memenuhi kebutuhan orang lain dapat memicu kecemasan, rasa bersalah, dan malu.
Kaitlyn Slight, terapis pernikahan dan keluarga di Durham, North Carolina, menjelaskan bahwa mengabaikan harapan dan keinginan diri sendiri dapat membuat seseorang merasa kosong.
Hubungan yang tidak dekat secara emosional juga berpengaruh. Harvard Study of Adult Development menemukan bahwa kualitas hubungan dekat merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia.
Apakah Rasa Kosong Berarti Depresi?
Tidak selalu. Depresi memiliki sejumlah gejala, seperti kehilangan energi dan motivasi, sedih berkepanjangan, merasa putus asa, perubahan tidur, sulit berkonsentrasi, kehilangan minat, serta merasa bersalah atau tidak berharga.
Ashley Eder, psikoterapis di Boulder, Colorado, mengatakan sebagian kliennya yang mengalami depresi justru menggambarkan kondisinya sebagai rasa kosong, bukan kesedihan.
Karena itu, hanya tenaga profesional kesehatan mental yang dapat menentukan apakah seseorang mengalami depresi atau kondisi lainnya.
Apa yang Bisa Dilakukan?
Psych Central menyarankan beberapa langkah, antara lain mengakui perasaan tanpa menghakimi diri sendiri, menyediakan waktu setiap hari untuk memahami keinginan dan kebutuhan pribadi, serta menuliskan perasaan melalui jurnal.
Berbicara dengan teman atau keluarga, merawat kebutuhan dasar seperti makan dan tidur, berolahraga, mengurangi waktu di media sosial, serta mencoba meditasi atau yoga juga dapat membantu.
Eder menyarankan seseorang menghargai cara yang selama ini digunakan untuk bertahan menghadapi pengalaman sulit. Proses memahami perasaan tidak harus dilakukan terburu-buru.
Jika rasa kosong berlangsung lama, mengganggu aktivitas sehari-hari, disertai gejala depresi, atau muncul keinginan menyakiti diri sendiri maupun orang lain, mencari bantuan profesional menjadi langkah penting.
Merasa kosong bukan berarti seseorang gagal menjalani hidup. Perasaan tersebut dapat menjadi sinyal bahwa ada kebutuhan, pengalaman, atau hubungan dalam diri yang perlu diperhatikan.(*)
Editor : Hendra Efison