Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Nan Tumpah Masuk Sekolah 2026: Hadirkan Seni Pertunjukan Gratis ke Sekolah

Adetio Purtama • Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:50 WIB
(DOKUMENTASI KOMUNITAS SENI NAN TUMPAH)
(DOKUMENTASI KOMUNITAS SENI NAN TUMPAH)

PADEK.JAWAPOS.COM–Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) kembali membuka pendaftaran program tahunan Nan Tumpah Masuk Sekolah (NTMS) 2026 bagi sekolah menengah di Sumatera Barat. Pendaftaran resmi dibuka mulai 29 April hingga 9 Mei 2026.

Program NTMS merupakan inisiatif seni pertunjukan dan pelatihan langsung di lingkungan sekolah, dengan tujuan mendekatkan seni teater kepada generasi muda tanpa harus menunggu siswa datang ke gedung pertunjukan.

Sejak pertama kali dijalankan pada 2011, KSNT telah menyambangi puluhan sekolah menengah di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Pada tahun sebelumnya, program ini sukses menjangkau 15 sekolah menengah.

Baca Juga: Menguji Ketangguhan Fiskal dan Geopolitik Indonesia

Melalui NTMS, KSNT menghadirkan pementasan seni langsung ke aula, halaman, atau ruang kelas sekolah, sekaligus memberikan pelatihan dasar seni pertunjukan kepada siswa.

Ketua KSNT, Mahatma Muhammad, mengatakan seni pertunjukan merupakan media penting untuk membahas realitas sosial, kritik, serta nilai kemanusiaan.

“Seni pertunjukan itu ruang aman untuk membicarakan hal yang sulit dibicarakan. Namun keterbatasan akses membuat banyak siswa merasa seni pertunjukan bukan untuk mereka,” ujar Mahatma.

Baca Juga: Ekonomi Terbatas bukan Alasan untuk tidak Kuliah, Bila Sinergi antar Lembaga Bisa Berjalan Kuat

Dalam program ini, siswa akan memperoleh workshop berbagai aspek seni pertunjukan, meliputi dasar pemeranan, koreografi tubuh dan vokal, penyusunan plot cerita pertunjukan, musik ilustrasi, dan tata panggung atau skenografi.

Manajer Program KSNT, Fajry Chaniago, menegaskan bahwa NTMS tidak hanya menjadikan siswa sebagai penonton, tetapi juga memahami proses kreatif di balik pertunjukan.

“Harapannya selesai NTMS, siswa tahu bagaimana sebuah pertunjukan lahir, dari ide hingga pentas,” jelas Fajry.

Baca Juga: Pariwisata Sumbar Harus Naik Kelas

Selain pelatihan, sekolah terpilih juga akan mendapatkan pendampingan pengelolaan ekstrakurikuler seni, sehingga manfaat program dapat berlanjut setelah kegiatan selesai.

KSNT menilai langkah ini penting untuk membangun ekosistem seni yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Program NTMS 2026 terbuka bagi sekolah menengah di Sumatera Barat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Seleksi dilakukan berdasarkan kesiapan waktu sekolah, ketersediaan lokasi pementasan, dan komitmen pendampingan sekolah. KSNT memastikan seluruh sekolah terpilih tidak dipungut biaya.

Baca Juga: Dana Pokir DPRD Dukung Kegiatan Sosial Masyarakat

Melalui NTMS, KSNT berharap seni dan budaya tidak hanya menjadi hiburan sesaat, melainkan bagian dari pembelajaran yang mampu menumbuhkan kreativitas, imajinasi, daya pikir kritis, dan kepekaan sosial.
Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi muda melalui seni pertunjukan. (adt/rel)

Editor : Adetio Purtama
#NTMS 2026 #Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) #Nan Tumpah Masuk Sekolah #sekolah