Dikembangkan oleh Feryaz Beer Studios, Super Fantasy Kingdom menawarkan konsep unik dengan menggabungkan dua genre berbeda: city builder klasik dan roguelite aksi bergaya bullet hell. Pemain berperan sebagai penguasa kerajaan kecil yang harus membangun desa di siang hari dan mempertahankannya dari serangan monster saat malam tiba.
Menurut laporan GamesRadar dan PC Gamer, gameplay dibagi menjadi dua fase. Pada siang hari, pemain mengatur sumber daya dan membangun pertahanan. Begitu malam tiba, pemain bertarung langsung melawan gelombang monster dalam gaya hack and slash cepat penuh aksi.
Desainer utama Feryaz Beer menjelaskan bahwa gim ini terinspirasi dari game era 90-an dan mekanika bertahan hidup modern. “Kami ingin menggabungkan nostalgia membangun kota lama dengan adrenalin dari game aksi cepat,” ujarnya.
Dari sisi visual, Super Fantasy Kingdom menampilkan gaya pixel art beresolusi tinggi dengan efek pencahayaan modern. Gim ini juga memiliki sistem procedural generation, memastikan setiap sesi permainan menghadirkan peta, musuh, dan kondisi cuaca berbeda.
Selain mode solo, gim ini akan menghadirkan mode co-op online hingga empat pemain. Sistem progresi roguelite memungkinkan pemain memperkuat kerajaan di setiap percobaan baru tanpa kehilangan perkembangan utama.
Antusiasme komunitas game terlihat di Steam, di mana wishlist Super Fantasy Kingdom meningkat tajam setelah perilisan trailer terbaru. Analis game independen Liam Harper menyebut gim ini berpotensi menjadi “kejutan besar” di penghujung 2025.
Hooded Horse menegaskan bahwa Super Fantasy Kingdom tidak akan menggunakan sistem microtransaction. Konten tambahan akan hadir lewat pembaruan gratis dan ekspansi berbayar di masa depan.
Dengan kombinasi city builder dan roguelite yang jarang ditemui, Super Fantasy Kingdom siap menjadi salah satu game indie paling dinantikan tahun 2025, menghadirkan perpaduan strategi dan aksi dalam satu dunia fantasi menegangkan.(cc5)
Editor : Hendra Efison