Informasi ini pertama kali muncul melalui teaser resmi serta laporan berbagai media gim internasional dan Asia Tenggara.
Dalam teaser tersebut, HoYoverse memperkenalkan istilah seperti Artificial Intelligence Stimulated Ecosystem, All-Terrain Battle AI, dan Intellectual NPCs.
Berdasarkan laporan Diorama.id, fitur-fitur ini menunjukkan arah baru pengembangan dunia yang dinamis, di mana lingkungan, makhluk, dan NPC akan bereaksi secara realistis terhadap aksi pemain—jauh lebih kompleks dibandingkan proyek-proyek sebelumnya.
Data tambahan datang dari laman rekrutmen resmi HoYoverse, yang menampilkan posisi untuk 3D character artist dengan keahlian anatomi otot, humanoid, serta pengalaman dalam penggunaan Unreal Engine 5.
Menurut OpenWorldExplorer, hal ini menjadi indikasi kuat bahwa HoYoverse beralih dari gaya anime-stylized ke arah visual yang lebih realistis dan imersif.
Media internasional seperti GameRant dan Hitmarker mencatat bahwa proyek ini masih belum memiliki judul resmi, namun disebut sebagai fantasy open-world MMO.
Fitur seperti co-op multiplayer, PvP, dan pertempuran bos skala besar dilaporkan tengah dirancang sebagai bagian dari inti gameplay.
Beberapa komunitas pemain di Reddit membagikan tangkapan layar teaser yang memperlihatkan lanskap detail, pencahayaan alami, serta karakter dengan desain realistis.
Banyak penggemar membandingkannya dengan gim AAA seperti Black Desert Online atau Lost Ark, menandakan potensi besar dari proyek ini di pasar global.
Meski demikian, pihak HoYoverse belum mengumumkan tanggal rilis, platform, maupun model monetisasi gim.
Mengutip GameRant, proyek ini masih berada di tahap pra-pengembangan (pre-production), sehingga banyak detail masih dapat berubah sebelum rilis.
Langkah ini dipandang sebagai arah baru bagi industri gim Asia. Dengan mengadopsi teknologi mutakhir dan estetika realisme tinggi, HoYoverse berpotensi memperluas jangkauan di luar basis pemain gacha dan gaya anime.
Para analis menilai bahwa proyek ini bisa menjadi jembatan antara gaya desain Timur dan skala produksi Barat.
Bagi pemain di Indonesia dan Asia Tenggara, kabar ini telah memicu diskusi aktif di forum komunitas dan media sosial.
Banyak yang menantikan implementasi sistem dunia hidup, kustomisasi karakter mendalam, serta mekanik PvP yang kompetitif.
Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, proyek ini berpotensi menjadi salah satu judul open-world fantasy paling ambisius dan dinanti pada akhir dekade ini.(CC5)
Editor : Hendra Efison